10
Oct
10

::FanFic:: Le Patissier Love Stories [chapter 1]

Title: Cake For Love ; Le Patissier Love Stories

Cast:

  • Kara Park Gyuri
  • T-Max Kim Joon
  • SS501 Kim Kyu Jong
  • Kara Han SeungYeon
  • U-Kiss Lee Kiseop

Summary: Park Gyuri seorang gadis berusia 22 tahun yang mencari kerja untuk memenuhi kebutuhan dia & adik tirinya. Akhirnya dia diterima di KARA BAKERY sebagai Patissier. seorang chef cake & roti, disanalah juga dia menemukan cinta pertamanya, yaitu Kyu Jong sang manager. Tapi apakah yang terjadi bila dia malah menjadi bulan-bulan Kim Joon, sang pemilik KARA BAKERY yang super duper menyebalkan?

“ ‘Brukkkkkk’, Huh hari yang melelahkan sekali” kataku sambil merebahkan diri di sofa
“ Noona, bagaimana, apakah noona sudah dapat pekerjaan?” tanya kiseop, namdongsaengku yang tiba-tiba datang dari arah dapur.
“ ah bagaimana apanya? aku sudah seharian ini mengelilingi seoul , tapi tidak ada satu pun yang membuka lowongan pekerjaan dan membutuhkan pegawai baru” jelasku lemas. Kiseop menatapku iba.
“ sabarlah Noona, semuanya pasti akan baik-baik saja, noona pasti akan segera mendapatkan pekerjaan baru” katanya mencoba menghiburku, aku tersenyum kecil ke arahnya dan mengacak-acak rambutnya yang lembut.
“ aaah noona, kau membuat rambutku berantakan” keluhnya sambil mengerucutkan bibir. Aku tertawa melihatnya, hah rasanya bebanku hilang bila melihat wajah kiseop yang ceria.
Selama ini kiseop adalah alasanku untuk tetap bersemangat dalam menjalani kehidupanku yang keras, sebenarnya dia bukanlah dongsaeng kandungku, dia adalah dongsaeng tiriku.
Satu setengah tahun yang lalu, appa kami, appa aku dan kiseop meninggalkan aku, kiseop, dan eomma tiriku. Appa mendapatkan pekerjaan di pulau jeju sebagai kontraktor, tetapi sebulan kemudian kami mendapatkan kabar yang sangat menyakitkan tentang appa. Appa meninggal karena kecelakaan dalam bekerja.

Sejak itu pula Eomma kiseop atau eomma tiriku menjadi sering sakit-sakitan, dan tanpa diduga-duga eomma menyusul appa tepat setelah dua bulan kematian appa. Kejadian itu sangat memukul kami berdua.
Bagaimana tidak? Aku saat itu masih kuliah semester ke-dua, dan kiseop masih kelas satu SMA. Biaya sekolah kami menumpuk meminta untuk dibayar, sementara aku bingung harus mencari uang kemana? Jelas aku belum siap. Aku belum bekerja, aku tidak punya pengalaman apapun.
Akhirnya walaupun terasa berat, aku memutuskan untuk berhenti kuliah. Kiseop terus mendesak agar dia juga berhenti sekolah, tapi aku tidak mengizinkannya. Bagaimanapun kiseop harus melanjutkan sekolah, dia harus menjadi orang yang sukses.
“ Noona.. hey.. noona, kau kenapa?” kiseop melambai-lambaikan tangannya di depan wajahku, aku langsung tersentak dari lamunan masa laluku.
“ ah aku tidak apa-apa, hanya sedikit kelelahan” jawabku berbohong.
“ Mwo? Noona apa yang noona bilang? Kelelahan, tunggu sebentar!!” kiseop berlari ke arah dapur, tidak lama kemudian dia kembai dengan membawa kotak P3K di tangnnya. Aku mengernyitkan wajahku heran.
“ Noona, ayo minum obat ini?” katanya sambil menyerahkan sebutir obat lalu duduk disampingku.
“ hah, untuk apa obat ini?” aku terbelalak kaget.
“ ya untuk menyembuhkan noona lah!!” katanya datar.
“ Mwo, aku itu bukan sakit, tapi kelelahan” jelasku memastikan.
“ iya, tapi kelelahan itu bisa membuat noona sakit, dan kalau noona sakit noona tidak bisa kerja, lalu noona …”
“STOP” aku memotong ocehan kiseop.
“ Tapi…”
“dongsaengku yang paling aku sayang, noona tidak apa-apa. Yang sekarang noona butuhkan hanya istirahat. Jadi malam ini kamu jangan menggangguku dulu, arraseo” kataku
“Araseo” jawabnya patuh, aku mengeluarkan seulas senyum.
“ Tapi noona harus janji akan menjaga kesehatan ya, jangan terlalu cape ya?” katanya lagi
“iya.. iya… ihhh kamu itu ngegemesin banget sih” kataku sambil mencubit-cubit pipinya.
“udah ah, katanya mau istirahat” kiseop menarikku dari sofa dan mendorongku ke kamar.
“ eh, aku ingat sesuatu” aku berhenti, lalu berbalik ke arah kiseop yang sedang mendorong punggungku.
“ingat apa?” tanya kiseop bingung.
“ apa sekolahmu belum menagih uang SPP?” tanyaku
“ itu e.. eh. A… masa noona lupa, minggu kemarin kan noona memberiku uang untuk membayarnya” jawab kiseop
“ oh begitu rupanya, tapi kenapa aku bisa lupa ya… hah mungkin karena terlalu stres” kataku bingung.
“ ya sudah, seamat malam noona” kiseop tersenyum.
“ selamat malam” balasku.

^_^

“Kringgggggg.. Kringggg” telepon rumah berbunyi keras, dengan sangat malas aku bangun dari tidurku. Kulihat jam dinding masih menunjukan pukul dua dini hari ini, ah akan kuhajar orang yang meneleponku malam-malam begini.
“Yoboseyo” kuangkat telepon dengan malas
“ Park Gyuri……” terdengar suara yang lebih mirip teriakan di seberang telepon.
“ mwo…” aku terlonjak kaget dan seketika kesadaranku langsung naik menjadi 100%.
“ini aku Han Seung yeon, nanti pagi kau harus mempersiapkan diri. Dandan yang cantik dan siapkan mentammu, karena……”
“ karena apa?” tanyaku penasaran
“karena, toko cake tempatku bekerja membutuhkan seorang patissier baru” serunya semangat.
“ ta.. tapi”
“ ya sudah, nanti pagi aku jemput, bye!” seungyeon menutup telepon tanpa mendengarkan persetujuanku dulu. Aish, pasti anak itu khawatir pulsanya habis.
Tapi, tadi dia bilang apa? Lowongan pekerjaan, menjad patissier, hah……
Aku memang sering membuat cake, tapi itu pun hanya untuk konsumsi pribadi. Aku tidak yakin apakah aku mampu membuat cake? Hah bagaimana ini.
Semalam aku tidak bisa tidur gara-gara telepon dari seungyeon. Apa aku bisa menjadi seorang pattisier, tapi kalau aku tidak mencobanya maka kesempatanku untuk mendapatkan pekerjaan akan melayang. Apa salahnya kalau dicoba? Pikirku.
Tak terasa hari mulai terang, aku mengucek-ucek mataku. Aku hanya sempat tidur setengah jam semalam, entah kenapa aku merasa tidak enak ketika mendengar lowongan pekerjaan sebagai patissier. Semoga saja aku bisa diterima walaupun skil-ku standar.
Selesai mandi, aku bersiap-siap dan berdandan seadanya. Kubuka pintu kamar dan kullihat dongsaengku Kiseop sudah siap di meja makan dengan seragam sekolahnya. Dia tampak serius membaca buku.
“ selamat pagi dongsaengku yang manis” kataku sambil menarik kursi yang ada disebelahnya lalu mendudukan diri dan mencomot roti tawar.
“ ah noona kau mengagetkanku saja!” katanya sambil memegang dadanya.
“ ha ha ha mianhe” ucapku minta maaf.
“ Tumben noona bangun pagi-pagi, ada apa nih?” katanya sambil menyeringai aneh.
“ ah, tadi malam aku mendapatkan telepon dari SeungYeon kalau ditempatnya bekerja sedang membutuhkan pegawai baru. Ya, jadi..”
“jinjja, tadi seungyeon menelpon” sambarnya memotong ucapanku.
“ aish ini anak, kalau mendengar nama Han SeungYeon saja….” kataku sambil berpura-pura marah, padahal dalam hati aku tersenyum geli. Dari dulu kiseop memang menyukai seungyeon, adik kelasku sewaktu di SMA.
“ aaa.. tidak, bukan begitu noona” sanggahnya. Aku melihat jam tangan, sudah jam setengah tujuh.
“ ya sudah, berangkat sekolah sana. Ini sudah setengah tujuh, sebentar lagi masuk”
“ baiklah, aku berangkat dulu noona!!!” pamitnya lalu beranjak dari kursi. Tapi aku melihat sebuah kertas jatuh dari tasnya.
Aku segera mengambil kertas itu dan bermaskud mengejar kiseop, tapi setelah kulihat isi dari kertas itu, aku mengurungkan niatku.
“ kami memberi tahukan bahwa Kiseop telah menunggak pembayaran SPP selama 3 bulan, harap segera dibayar. Kalau tidak, terpaksa kami akan mengeluarkan kiseop dari sekolah” begitulah kira-kira isi dari kertas itu. Jadi…., jadi semalam kiseop berbohong kepadaku. Pasti dia tidak ingin membuatku khawatir.
Kiseop kamu tenang saja, noona akan berusaha keras supaya bisa diterima sebagai patissier.
“ Park Gyuri Hwaiting” Aku mengepalkan tanganku ke udara dan menyemangati diriku sendiri.
‘Tok tok tok’ terdengar suara pintu diketuk, aku mengambil tasku dan membukakan pintu, sepertinya itu seungyeon. Dan ternyata benar, setelah aku membukakan pintu, terlihatseungyeon bediri di depan pintu dan melihatku dari atas sampai bawah.
“ Apa yang kau lihat, ayo!!!” kataku sambil menarik tangan seungyeon.
“gyuri apakah penampilan kau tidak salah” katanya
“ hah apa?” aku memperhatikan penampilaku dari atas sampai bawah.
Rambut dikepang dua, kemeja biru kotak-kotak, celana jins hitam dan sepatu kets putih yang ‘agak’ lusuh. Apa yang salah?
“ maksudmu?” tanyaku bingung.
“ itu penampilamu, seperti akan melamar kerja dibengkel saja ckck ck” katanya
“ ah sudahlah, memangnya aku harus tampil seperti apa? Masa aku harus memakai dress untuk melamar kerja sebagai patissier?” belaku.
“ ne, ne terserah kau saja lah” katanya pasrah.
Akhirnya setelah menempuh perjalan selama tiga puluh menit, kami sampai ditempat yang kami tuju. Kami baru akan memasuki gerbang cafe sekaligus toko yang bertuliskan “KARA BAKERY” itu sebelum sebuah mobil sport hitam menyerempet dan membuatku jatuh ke tanah.
Dan sialnya tempatku tejatuh adalah sebuah kubangan air bekas hujan semalam, celana dan bajuku basah dan kotor. Kalau begini bagaimana bisa aku diterima kerja????
“Gyuri, kau tidak apa-apa?” tanya seung yeon dan membantuku berdirti
“ argghhhh sialan, dasar orang kaya sinting. Liat saja nanti kalau aku meihat mobilmu lagi, akan kuremukkan mobil mewahmu itu……… argghhh” teriakku kencang.
“ sudahlah gyuri sabar….” seung yeon menenangkaku

^_-

“ Welcome to KARA BAKERY” kata seung yeon sambil tersenyum, walaupun aku masih kesal dengan kejadian barusan, tapi tanpa sadar aku tersenyum kecil ketika melihat KARA BAKERY yang kumasuki ini .
Tempatnya terlihat nyaman, rapi, bersih, dan aroma cake serta berbagai macam roti tercium jelas olehku. Siapapun yang pertama kali masuk kesini pasti akan langsung merasa nyaman dan betah berlama-lama di tempat ini.
Kulihat di disebelah kiri meja kasir terdapat sebuah etalase yang memanjang dan didalamnya terdapat berbagai aneka cake dan roti yang sangat menggiurkan. Di sebelah ujung ruangan terdapat sebuah aquarium besar dengan ikan yang berwarna-warni.
“ayo….” seung yeon menggenggam tanganku dan mengajakku ke sebuah ruangan. Ah ini pasti dapur tempat pengolahan berbagai macam kue yang ada disini.
Disana ada sekitar lima orang yang melamar menjadi patissier sepertiku, aku sudah mulai merasa pesimis ketika kami disuruh membuat contoh sampel Cake buatan sendiri dengan bahan-bahan yang sudah ditentukan dari ketua patissier.
Akhirnya aku membuat cake yang sering dibuat eomma tiriku, aku sedikit tahu cara pembuatannya karena eomma mengajarkan cara membuatnya.
Beberapa saat kemudian, cake buatanku dan calon patissier yang lainnya sudah berjajar rapi diatas meja. Kulihat cake-cake buatan yang lain, ah dari penampilannya saja sudah terlihat bagus. Sementara punyaku?

Sebuah cake dengan penampilan yang sangat sangat simple, terbuat dari bahan dasar mocha dan ditambah ice cream coklat. Rasanya pun pasti sangat hancur.
“cklek” terdengar suara pintu terbuka, seorang lelaki berperawakan tinggi, kulit yang putih dan hidung yang mancung memasuki ruangan ini sambil tersenyum hangat. Untuk sesaat aku merasa meleleh…. ah tidak, tidak, apa yang kupikirkan.
Para pegawai yang ada diruangan ini membukuk kepada lelaki itu, ah sepertinya dia adalah pemilik KARA BAKERY ini, pantas saja tempat ini begitu hangat sama seperti pemiliknya.
Lelaki itu kemudian berjalan ke arah jajaran cake buatan kami, aku & calon patissier lainnya.
“Perkenalkan, nama saya Kim Kyu Jong. Saya adalah Manager di KARA BAKERY” katanya sambil tersenyum hangat, lagi?.
Kemudian dia mencicipi satu persatu cake buatan kami, jantungku berdebar-debar ketika Kyu Jong menyuapkan Cake buatanku ke dalam mulutnya. Rasanya aku ingin meledak.
Kyu Jong atau Manager KARA BAKERY itu mengernyitkan wajahnya.
‘hah jangan-jangan cake buatanku tidak enak, ah andwae… pasti rasanya sangat hancur.. oh nooo’ pikirku dalam hati.
“ siapa yang membuat cake ini?” tanyanya sambil menatap kami.
“sa.. saya tuan” kataku gugup, ah pasti sekarang dia akan menjelek-jelekan cake-ku habis-habisan.
“KAU DITERIMA” katanya jelas, aku terlonjak.
“be ..be narkah.. a a kamshahamnida” kataku sambil membungkuk, aku tidak daat menyembunyikan rasa bahagiaku.
“ aaaa, selamat ya gyuri akhirnya kau diterima” Seung yeon memelukku erat.
“ tapi, kau harus menghadap Tuan Kim dulu untuk lebih jelasnya apakah kau diterima atau tidak?” kata manager kyu.
“ aku mengangguk cepat”

-_-

Aku memasuki ruangan yang dikatakan manager kyu sebagai ruangan kerja Tuan Kim, pemilik KARA BAKERY ini. katanya, aku baru bisa bekerja disini setelah mendapat persetujuan dari Tuan Kim yang dimaksud.
“ Tuan, aku sudah mendapatkan patissier baru disni, cake buatannya sangat perpect?” kata manager kyu, sementara yang diajak bicara malah membelakangi kami dan memandang jendela.
“ hmmm” balasnya, lalu kemudian Tuan Kim yang dimaksud itu membalikan tubuhnya, sekarang aku dapat melihat jelas muka tuan Kim. Tampan dan muda, itulah kata pertama yang dapat mendeskripsikan tuan Kim. Aku kira pemiliknya sudah paruh baya.
“ Tuan, dia dalah Gyuri, patissier yang terpilih. Dan Gyuri, dia adalah Tuan Kim Joon, pemilik KARA BAKERY” jelas Manager Kyu.
“ kenapa?” kata tuan Kim Joon
“ Mwo?”
“ kenapa kau memilih orang seperti dia untuk menjadi patissier baru disini. Gaya kampungan, tidak memperhatikan penampilan, dan lihat itu!!!” Tuan Kim Joon menunjuk celana dan pakaianku yang kotor karena terjartuh tadi.
“ dia tidak menjaga kebersihan, dia tidak diterima disini”
‘DEG’
Apa dia bilang, aku tidak diterima?

TO BE CONTINUED


1 Response to “::FanFic:: Le Patissier Love Stories [chapter 1]”


  1. 1 Sarah501
    31 May 2011 at 3:30 pm

    Author,knp ga dilanjutin? pdhl bgs bgt lhoo. .
    Aku suka smua ff disini soalnya gaya tlsnnya asik+bs ngebw aku buat berkhayal ngikutin alurnya. .
    Apalagi nyari wordpress yg isinya ff ttg SS501 agk susah😦
    Jgn lupa dilanjutin ya! Aku tunggu ^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


October 2010
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

SS501

Kim Hyun Joong, Heo Young Saeng, Kim Kyu Jong, Park Jung Min, Kim Hyung Jun

Disinilah tempatnya Triple S, Mighty Max, & ELF, Kiss Me berkumpul. Aku harap kalian bisa enjoy dan aku juga mohon kesediaan kalian untuk tidak pelit dalam bercomment dan ngevote postingan yg menurut kalian bagus. Thanks

Pasang Banner Affiliate ini Juga yah diblogmu

Buat yang berminat jadi Author di blog ini silahkan mendaftarkan diri [DISINI]

Kalo mau curhat , comment hal2 yg gak penting, request, bashing-bashingan [Disini]

Jangan Lupa Buat Follow Aku Di Twitter

Add Me On Facebook

T-Max

Kim Joon, Shin Min Chul, Park Yun Hwa, Park HanBi, Joo Chanyang

U-Kiss

Alexander, SooHyun, KiBum, KiSeop, Eli, Kevin, DongHo

Top Rate

Categories

Visitor

  • 526,383 Visitor, Thanks For Coming

Tweeted

  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 14 minutes ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 15 hours ago
  • من سنن التي تفعل في السجود مجافاة ( ابعاد )عضديه عن جنبيه #نشر_سيرته #ﷺ 16 hours ago
  • إذا صلى أحدكم للناس فليخفف فإن منهم الضعيف والسقيم والكبير وإذا صلى أحدكم لنفسه فليطول ما شاء -- صحيح البخاري #نشر_سيرته 17 hours ago
  • اغتسل يوم الجمعة #صورة #الجمعة #نشر_سيرته twitpic.com/awdjyh #ﷺ 1 day ago

Max Triple Kiss Worlds


%d bloggers like this: