16
May
10

FanFic: My Sunny (Chapter 6~end)

My Sunny / Chapter 6 (end)

Credit: ElfTripleS

title : My Sunny

Author : Asty A

Genre : Romantic

Rating : PG13

Casts: SS501 Kim Hyungjun, Han Jeah
other casts : SS501 Park Jungmin, 2ne1 Park Bomlee, U-kiss Kibum

~~~

Chapter 6

“mak.. maksudmu apa?”

“aniyo..”

Aku terdiam. Wajahku mungkin merah padam saat ini. jantungku berdegup kencang.

Aku melihat jamku. Aigoo! Sudah jam setengah sembilan!

“Sunny-ah.. aku harus pulang. Aku pulang dulu,ya.. annyeong..”

Aku tersenyum lalu berdiri dan beranjak meninggalkannya.

“Jeah! Jamkkanman!”

“mwo? ada apa?”

“Jeah..”

“ne?”

“aku.. aku..”

“cepatlah! Apa yang ingin kau katakan?”

“besok saja.. aku tunggu kau di sini jam dua siang, ya!”

Hyungjun tersenyum lalu berlari meninggalkanku. ah, aneh sekali! kok jadi dia yang meninggalkanku?

~~~

2.15 PM – The Hill (2010)

Aigoo! Aku terlambat! Gara-gara sepeda motorku tadi mogok. Hyungjun pasti sudah menunggkuku.

Aku berlari menuju atas bukit.

Hyungjun ada di sana, berbaring. Matanya terpejam.

http://triplelf.files.wordpress.com/2009/09/hjb022.jpg

“Sunny-ah.. mianhae aku terlambat..”

Dia membuka matanya dan duduk. Aku duduk di sampingnya.

“gwaenchana.”

“Sunny-ah, apa yang ingin kau katakan?”

“Jeah.. apa aku boleh menanyakan sesuatu padamu?”

“menanyakan apa?”

“bagaimana perasaanmu terhadapku?”

“aku..”

“jawablah dengan jujur, Jeah.”

“hem.. itu.. aku..” kupikir sekarang bukanlah saat yang tepat untuk mengakui perasaanku padanya. “Bukannya kau yang ingin mengatakan sesuatu padaku? Kenapa malah aku yang harus mengatakannya?”

“Jeah, jebal. Aku hanya ingin tahu yang sebenarnya.”

“aku.. aku menganggapmu.. chingu. Iya. kau adalah chingu terbaik yang pernah kumiliki.”

“chingu? Hanya chingu?”

“iya, haha.. lagipula kau bukan tipeku..”

Hyungjun terdiam. Dia menunduk.

Ah! Jeah babo! Harusnya tadi aku tidak perlu berbohong!

Sesaat kami diam. Tak terdengar satu suarapun.

“Sunny-ah.. apa yang ingin kau katakan?”

“itu.. tidak jadi. Aku sudah lupa, haha. Ya sudah. Aku pulang dulu,ya.”

Dia berdiri dan beranjak meninggalkanku. Diaa tersenyum. Tapi matanya berkaca-kaca. Dia menangis karena aku hanya menganggapnya chingu? Ah, pasti dia ada masalah lain. Tapi bagaimana kalau dia benar-benar menangis karena itu?

~~~

8.00 PM – Jeah’s Room (2010)

Aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku sudah terlanjur berbohong pada Hyungjun dan dia mempercayai itu. bagaimana kalau ternyata dia memiliki perasaan yang sama denganku? bagaimana kalau dia menyukaiku?

Bagaimana kalau dia membenciku karena perkataanku tadi?

Aku harus meminta maaf padanya dan mengungkapkan perasaanku. Aku harus bisa jujur. Tapi bagaimana kalau dia tidak menerimaku? Bagaimana jika dia tidak menyukaiku? Bagaimana jika dia marah?

Ah, aku tahu! Sebaiknya aku membelikannya semacam… hadiah. Iya! cocok sekali! besok kan Hyungjun ulang tahun!

Mungkin handphone, atau laptop, atau…. Hah.. ya.. aku tahu aku tak sekaya itu untuk membelikannya hadiah itu.

Bagaimana kalau.. ah! kue! Aku kan bisa memasak kue! Hem.. lebih baik aku pergi membeli bahan-bahannya sekarang saja.

~~~

9.30 PM – Jeah’s House (2010)

Selesai berbelanja bahan-bahan untuk membuat kue, aku langsung pulang ke rumah. Hari sudah sangat malam. Berarti aku tidak boleh tidur jika aku ingin kue itu selesai besok dan bisa kuberikan tepat di hari ulangtahunnya.

Aku mulai mencampurkan bahan-bahan adonan kuenya. Aku memutuskan untuk membuat kue tart. Adonan itu kumasukkan ke dalam oven.

Setelah adonan itu masak, aku mulai menghias kue itu. aku mengoleskan krim berwarna biru di seluruh permukaan kue. Aku lalu membuat bentuk matahari yang tersenyum di atas kue itu. aku juga menambahkan awan-awan buatan dari krim warna putih. Aku lalu membuat tulisan dari krim warna merah.

“Saengil Chukhahae, Sunny-ah..”

Hem, memang sih tampilannya agak berantakan. Apalagi tulisan merahnya. Tapi aku yakin rasanya pasti enak. Terakhir aku menambahkan permen gula kecil-kecil warna-warni di atas kue itu. yah, walau semakin hancur tapi pasti rasanya jadi semakin enak.

Aku meletakkan kue itu ke dalam sebuah kotak berwarna hitam campur biru.

Oh, iya! bagaimana dengan mengungkapkan perasaanku? Aku tidak berani mengungkapkannya langsung.
Nyaliku sudah membesar sih, yah mungkin sebesar gigiku sendiri.

Hem.. sebaiknya aku tulis surat saja.

Aku mengambil kertas polos berwarna biru. Aku mulai menulis surat untuknya.

Saengil chukhahae, Sunny-ah. kue ini aku buat khusus untukmu. Baru pertama kali lho aku membuat kue untuk orang lain! Tapi jangan khawatir soal rasanya, ya. pasti enak. Hehe ^^

Sunny-ah.. aku hanya ingin mengatakan padamu, bahwa yang kukatakan kemarin itu bohong. Kau bukan sekedar chingu bagiku. Kau adalah orang yang sangat berharga bagiku. Kalau kau tidak berharga mana mungkin aku mencarimu sampai ke Phusan sana, kan?

Aku sangat sedih saat kau pergi. Aku terus menunggumu selama tiga tahun. Aku sangat sakit. Rasanya kehadiranmu persis seperti matahari dalam hidupku. Kalau kau tidak ada, rasanya hati ini mati.

Dan aku sangat sakit, saat aku tahu di Phusan kau dirawat oleh seorang yeoja cantik yang memikat hatimu dan selalu bersamamu. Apa kau tak tahu betapa senangnya aku saat kau bilang kau hanya merasa hutang budi? Aku senang sekali.

Yah.. dari ceritaku di atas kau pasti sudah tahu kan bagaimana perasaanku terhadapmu sesungguhnya?

Tidak perlu aku jelaskan lagi,kan?

Apa masih kurang jelas?

Baiklah..

Hana.. dul.. set..

SARANGHAEYO, SUNNY-AH!!! JINJJA SARANGHAE!!

-Han Jeah-

Selesai! Apa terlalu berlebihan,ya? tidak kok. Menurutku surat itu bagus. Aku meletakkan suratku itu di atas kotak kue dan memberi pita di atasnya untuk mempercantik sekaligus untuk menjepit suratku agar tidak jatuh.

Hoaaamm.. aku mengantuk sekali.

Sudah jam satu pagi? Hem.. aku juga perlu tidur. Aku segera berjalan ke kamarku dan ambruk di atas tempat tidurku yang empuk.

~~~

9.00 AM – The Hill (2010)

Pagi-pagi begini aku sudah datang ke bukit rumput. Aku sudah menelepon Hyungjun agar dia datang ke bukit rumput jam sembilan pagi. Dia setuju. Dan terdengar dari nada bicaranya sepertinya dia ceria. Dia tidak marah padaku. Syukurlah..

Aku terus tersenyum memegangi kotak kueku. Jantungku berdegup kencang. Inilah saat yang tepat untuk mengungkapkan perasaanku.

~~~

11.00 AM – The Hill (2010)

Sudah dua jam. Kenapa Hyungjun tidak datang-datang, ya? apa jangan-jangan dia…?

Tidak. Mungkin saja dia ketiduran. Aku tidak boleh berpikiran yang macam-macam.

Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Di layarku tertulis nama Hyungjun. Tuh, kan! Dia menelepon! Mungkin saja dia ketiduran.

“Yoboseyo? Sunny-ah! kau kemana saja? Kenapa kau terlambat? Aku sudah menunggumu dari tadi, tahu! Kau..”

“ya! dengar,ya. aku Bom. Sekarang Hyungjun sedang bersamaku. Dia tidak akan menemuimu. Berhentilah menunggu!”

Tit. Mati.

Suara itu.. benar-benar suara Bom eonni. Jadi dia ada disini? Sekarang dia bersama Hyungjun? Ah, mungkin
Bom eonni hanya menggertakku saja. Tidak mungkin Hyungjun tega melakukan ini padaku.

Tapi bagaimana jika benar?
~~~

11.15 AM – Hyungjun’s and Kibum’s House (2010)

Aku berdiri di depan pagar rumah Hyungjun yang tertutup rapat. Aku deg-degan. Apa benar mereka sedang bersama? Buktinya tadi Bom eonni menelepon dari handphonenya Hyungjun.

Aku memegang kotak kueku dan perlahan mendorong pagar rumah Hyungjun.

Crakk..

Kotak kue yang sedang kupegangpun jatuh dan kuenya berserakan.

Aku tidak percaya dengan apa yang kulihat. Bom eonni dan Hyungjun sedang berpelukan.

“Jeah?”

Hyungjun menyadari kehadiranku.

“mianhae, aku mengganggu kalian..”

“Jeah! Itu bukan seperti yang kau kira!”

Hyungjun berjalan ke arahku, tapi tangan Bom eonni menahannya.

“Kajima!” ucap Bom eonni.

“aku.. aku..”

“Sunny-ah.. sekarang keputusan ada di tanganmu. Terserahmu, kau memilih siapa..” ucapku.

“Hayan-ah.. jebal.. aku sakit.. aku membutuhkanmu.. kepalaku.. kepalaku.. sakit sekali..” Bom eonni tiba-tiba tak sadarkan diri. Dia pingsan dalam pelukan Hyungjun.

Hyungjun mengguncang-guncang tubuhnya.

“noona! Noona! Sadarlah!”

“aku sudah tahu kau memilih siapa. Aku tahu perasaanmu.” Ucapku.

Air mataku sudah tak bisa kubendung lagi.

“Jeah.. mianhae.. aku..”

“Annyeonghi gaseyo, Sunny-ah.. saengilchukha hamnida. Semoga kau dan Bom eonni bisa bahagia.”

Aku melepas kalung pemberiannya dan menjatuhkannya di atas kueku yang sudah tak jelas lagi bentuknya.

Aku segera berlari dengan air mata terurai. Hyungjun.. Sunnyku.. dia benar-benar mencintai orang lain. bukan aku.

Aku segera berlari menyeberangi zebra cross.

“Jeah! Jamkkanman!”

“Sunny-ah?”

Belum sempat aku menoleh kebelakang, seseorang menarikku dan memelukku erat.

“Jeah.. mianhae.. jeongmal mianhae.. selama ini aku tidak sempat mengatakan perasaanku padamu. Saranghae, Jeah. Jeongmal saranghae. Dan aku bukan baru mencintaimu setelah kita bertemu tahun lalu, tapi sejak dulu aku mencintaimu, Jeah. Saranghae..”

“Apa kau sudah ingat?”

“aku tidak ingat.”

“lalu darimana kau tahu sejak dulu kau mencintaiku?”

“dari kalung ini..”

Dia melepaskan pelukannya dan menyerahkan kalung matahariku yang tadi kujatuhkan.

Aku membalik kalung itu. Astaga! Aku tidak pernah menyadarinya! Ternyata di balik kalung itu ada ukiran tulisan kecil ‘Hyungjun❤ Jeah’

“aku.. aku..” aku tidak tahu harus bagaimana.

“Jeah.. aku tahu kau juga mencintaiku.”

“kau… kau tahu?”

“iya. waktu itu saat kalungmu tertinggal di rumahku, aku mengantarkannya ke bukit rumput dan mendengar teriakanmu. Kau tidak bisa berbohong lagi, Jeah. Kemarin aku tahu kau berbohong, tapi aku memang menangis karena aku merasa bodoh sekali. Jeah, sekarang jujurlah.”

“aku.. aku.. na tto saranghae..” ucapku di antara tangisku. “tapi… bagaimana dengan Bom eonni?”

“Jungmin sudah mengurusnya. Kau tidak perlu khawatir.”

Aku tertawa geli. Hyungjun juga tertawa. Dia menghapus air mataku.

“sudah. Jangan menangis. Hem, ngomong-ngomong, hari ini ulangtahunku, ya?”

“iya. harusnya aku membuat kue untukmu. Tapi kue itu hancur tadi.. mianhae..” ucapku sedih.

“sudahlah. Jangan sedih. Bagaimana kalau kita makan es krim?”

“es krim? Aku sangat suka es krim! Mau! Aku mau!”

“tapi ada syaratnya.”

“syarat apa?”

“kita harus berlomba. Siapa yang lebih dulu sampai akan ditraktir yang kalah. Setuju?”

“ne. setuju.” ucapku.

Lihat saja! Pasti dia yang akan mentraktirku. Aku kan pemenang lomba lari saat SMP!

Aku dan dia sudah bersiap-siap untuk lari.

“hana.. dul..”

Cupp..

Tiba-tiba Hyungjun mencium bibirku.

Aku mematung memegangi bibirku selama setengah menit karenanya.

Hyungjun sudah berlari mendahuluiku.

“Haha! Kenapa kau mematung seperti itu? hahaha.. kau kalah! Kau kalah!” teriak Hyungjun. Menyadarkanku.

“ya! dasar! Sunny-ah! tunggu! Ya! kau curang! Ya!”

Aku berlari mengejar Hyungjun secepat mungkin. Hyungjun menjulurkan lidahnya- mengejekku dan terus berlari.

Awas saja kau,ya! huh! Lain kali.. apa ya? oh, iya! lain kali kau yang akan aku cium! Lihat saja! Huuh!

kimhyungjoon2_hannah_200904091

The End

~~


0 Responses to “FanFic: My Sunny (Chapter 6~end)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


May 2010
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

SS501

Kim Hyun Joong, Heo Young Saeng, Kim Kyu Jong, Park Jung Min, Kim Hyung Jun

Disinilah tempatnya Triple S, Mighty Max, & ELF, Kiss Me berkumpul. Aku harap kalian bisa enjoy dan aku juga mohon kesediaan kalian untuk tidak pelit dalam bercomment dan ngevote postingan yg menurut kalian bagus. Thanks

Pasang Banner Affiliate ini Juga yah diblogmu

Buat yang berminat jadi Author di blog ini silahkan mendaftarkan diri [DISINI]

Kalo mau curhat , comment hal2 yg gak penting, request, bashing-bashingan [Disini]

Jangan Lupa Buat Follow Aku Di Twitter

Add Me On Facebook

T-Max

Kim Joon, Shin Min Chul, Park Yun Hwa, Park HanBi, Joo Chanyang

U-Kiss

Alexander, SooHyun, KiBum, KiSeop, Eli, Kevin, DongHo

Top Rate

Categories

Visitor

  • 526,375 Visitor, Thanks For Coming

Tweeted

  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 5 hours ago
  • من سنن التي تفعل في السجود مجافاة ( ابعاد )عضديه عن جنبيه #نشر_سيرته #ﷺ 6 hours ago
  • إذا صلى أحدكم للناس فليخفف فإن منهم الضعيف والسقيم والكبير وإذا صلى أحدكم لنفسه فليطول ما شاء -- صحيح البخاري #نشر_سيرته 8 hours ago
  • اغتسل يوم الجمعة #صورة #الجمعة #نشر_سيرته twitpic.com/awdjyh #ﷺ 14 hours ago
  • قال النبي صلى الله عليه وسلم : لغدوة في سبيل الله أو روحة خير من الدنيا وما فيها #Hadith #ﷺ 1 day ago

Max Triple Kiss Worlds


%d bloggers like this: