10
Apr
10

FanFic: Why Don’t You Look at Me ? [part 4]

Credit: Korean In One

Author: Nino

**************

“Aku bener-bener bahagia sekarang . U-KISS diterima oleh NH Media . Ini bener-bener awal yang bagus buat kita . Aku jadi makin semangat buat latihan ntar,” ucap Ki Bum mantap .

“Yeah, dengan permulaan ini aku harap kalian lebih mempersiapkan diri . Menjadi seorang pemusik, band, ataupun boyband, bukanlah perkara mudah . Jika kita ingin sukses, semua harus dicapai dengan usaha, doa, dan kerja keras . Itu saja kuncinya . Selain itu kita juga hendaknya kita mengakrabkan diri dengan senior yang sudah ahli dan terkenal . Kita bisa minta tips dan masukan dari mereka agar kita dapat menjadi pemusik yang berkualitas . Yang penting kita harus mau kerja keras, capek, letih dan sebagainya . Dan juga harus sabar dalam menghadapi segala tantangan yang ada . Konsekuen, itu juga . Kita harus konsisten dengan apa yang kita pilih dan kita jalani, karena itulah impian dan tujuan hidup kita . Kalian mengerti ?” kata Hyung Joon bernasihat . Mereka ber-8 mengangguk mantap .

“Yeah, aku mengerti . Kita semua mengerti . Menjadi terkenal tentu sulit, karena kita juga bersaing dengan artis-artis atau band-band lainnya yang tentunya jauh melampaui kita . Tapi … kami nggak akan menyerah . Meskipun misalnya kami gagal dalam promosi atau performance debut mengalami hambatan, tidak masalah karena gagal adalah kunci keberhasilan . Dari kegagalan itulah kita nantinya akan mengoreksi ulang, mempelajari dan memahami, lalu akhirnya kita mampu dan nantinya musik kita bisa diterima oleh banyak orang . Setuju nggak nih ?” kata Soo Hyun . Yang lain bersorak mengiyakan . Hyung Joon tersenyum .

“Ya … tapi aku harap kalian mampu menjadi pusat perhatian .Yah, aku tahu dan yakin jika kalian mampu . Kalian memiliki talenta,  wajah yang good-looking, kemampuan bermusik yang cukup handal, penampilan yang keren, dan juga bakat lain yang tentunya menakjubkan . Hmm … mungkin aku bisa memberi tips untuk kalian agar dapat menarik perhatian masyarakat . Kalian harus tunjukkan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya, oleh siapapun, dimanapun . Mungkin itu juga bisa menjadi kunci sukses untuk kalian bertahan di panggung hiburan nantinya,” tutur Hyung Joon yang membuat mata mereka berbinar .

“Sesuatu yang berbeda … ? Apa … ?” tanya Kevin bingung .

“Yeah, aku juga tidak mengerti apa itu sesuatu-yang-berbeda-dari-biasanya . Bisa kau jelaskan lebih spesifik, hyung ?” kata Xander . Hyung Joon tersenyum penuh arti .

“Itu dia . Aku tidak tahu apa sesuatu yang beda dari kalian . Hanya kalianlah yang mengetahuinya . Aku hanya mengatakan dan kalianlah yang ‘mencari’ sesuatu itu . Sesuatu itu nantinya bisa kalian dapatkan dengan terus menggali potensi yang ada pada diri kalian masing-masing . Yah … aku yakin, kalian akan dapat memahami dan mengartikan semua itu nantinya,” jawab Hyung Joon lugas . Mereka semua terdiam dan tampak sedang mencerna kalimat Hyung Joon barusan .

‘Sesuatu yang Beda’ … apakah itu … ?

Apakah kami memiliki ‘Sesuatu yang Beda’, yang nantinya mampu membuat kami jadi pusat perhatian … ?

Bisakah kami menemukan ‘Sesuatu yang Beda’ itu … ?

:p :p :p

@ Gwang Jo SHS —

“Hei gembul !”

Yu Ri menoleh dengan malas . Suara ngebass anak lelaki yang memanggilnya itu terdengar amat menyebalkan . Yu Ri balas mengejeknya .

“Kenapa kau, jelek ?”

Anak lelaki yang ternyata Ki Bum itu menghampirinya .

“Kemarin anak-anak bilang denganku, katanya hari ini mereka mau hang-out, kemana aja . Terus … siapa tuh, temenmu yang kemarin dateng ke studio ? Eun Min ya ? Mereka juga mau ajak dia sekalian, gimana ?”

Mata Yu ri berbinar . Ia ingat selama kesibukannya dengan U-KISS tak terpikir sekalipun baginya untuk refreshing, apalagi jalan-jalan mencari ‘udara segar’ . Tapi kali ini para rekannya itu berbaik hati menyediakan waktu mereka, dan juga mengajak sahabat ceweknya ikut serta . Maka dia mengangguk mantap saat ditawarkan hal itu .

“Oke ! Aku setuju banget ~ tumben-tumbenan mereka mau ngajakin orang lain ~ hahaha ~ aah untung deh Eun Min diajak, aku jadi ada temen ngegosip di jalan ~ hehehe ~”

“Yah, aku mana tahu . Kalo aku sih terserah, aku ikut kalian aja . Ntar kamu sampein sama temenmu itu ya !”

“Sip laaah ~ daah Ki Bum ~ ! Eh, eh, tunggu, jadi … kita mau ngunjungin NH Media-nya kapan ?”

“Ya … mungkin setelah kita latihan  untuk persiapan . NH Media memang menyetujui kontrak antara kita dengan pihak mereka, tapi tentunya mereka harus melihat dulu bagaimana kemampuan kita, karena kalau menurut mereka ternyata kita belum memenuhi syarat untuk jadi trainee, mereka bisa membatalkan kontrak . Kita memang sudah memenuhi syarat menjadi calon trainee, tapi untuk menjadi trainee, kita harus mengikuti tahap yang lebih lanjut”

“Haaah ? Jadi suratnya itu masih bisa dibatalin ya ? Yaaah nggak bisa santai-santai dong ~ hah, tapi hari ini kita bebas kegiatan dulu laaah ~ udah lama nih nggak jalan-jalan ! Ntar besoknya deh, kita latihan sampe keok kalo perlu ! Yaaa ?”

“Emang rencananya gitu kok . Udah ya, aku mau ngasih tahu dulu sama anak-anak soal ini . Ntar kalian semua ikut mobilku aja jalannya,” ujar Ki Bum dan berlalu dari hadapan Yu Ri . Namun kemudian dia menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Yu Ri . Entah kenapa tiba-tiba dia teringat sesuatu .

“Hmm … Yu Ri-ah” panggilnya . Yu Ri mengernyit .

“He ? Kenapa kau balik lagi ? Tumben kau manggil aku ‘Yu Ri’ , hahaha ~”

Ki Bum tidak menyahut . Matanya yang tajam terus menatap Yu Ri lekat-lekat . Gadis itu jadi salah tingkah dan menggaruk kepalanya heran .

“Kau kenapa sih ? Ngelamun ngeliatin aku gitu . Udahlaaah aku tau kok kalo aku cantik ! Nggak usah terpesona banget, biasa aja, hahaha ~” ucapnya asal . Ki Bum akhirnya membuka mulut .

“Kau … apa kau …” ucapnya terbata, ragu melanjutkan sepatah kalimat yang sudah lama ingin dia katakan .

“Aku … kenapa ?” tanya Yu Ri bingung . Ki Bum terdiam sejenak dan kemudian dia mendesis pelan sambil menyeringai .

“Kau … ah, ck, aku heran denganmu . Kenapa setiap kali aku melihatmu, sepertinya … berat badanmu kian bertambah dengan sukses ya ?” sahut Ki Bum mengejek . Yu Ri membelalak dan spontan memukul-mukul punggung Ki Bum .

“Apa-apaan kau ~ ? Dasar tidak sopaaan ~ ! Aaah Ki Bum sialaaan ! Badanku ini masih ideal tauuu !” omelnya . Ki Bum tertawa tergelak .

“Ahahaha ~ apanya yang ideal ? Tuh buktinya pipimu malah makin tembem dari hari ke hari, hahaha ~” ulangnya lagi . Yu Ri merengut .

“Payah ! Males benget ah ngomong denganmu, wek ~ udah ah, aku pergi aja nyari Min-nie ! Annyeong !” sahut Yu Ri berjalan menjauh dari hadapan Ki Bum yang lama-kelamaan terdiam .

Ah … lagi-lagi gagal .

Bukan itu sebenarnya yang ingin kukatakan padamu .

Yu Ri-ah … kalau saja kau bisa mengerti …

:p :p :p

@Eun Min’s home —

“Hah ? Beneran nih ? Aku juga diajak jalan ?”

“Iyaaa ~ udaaah sana cepetan mandi ~ ! Bentar lagi kita mau cabut nih ~ !”

“Aaaa beneran nih ~ ? Yahuuu ~ hahaha ~ ya udah, tunggu sebentar ya ! Aku nggak bakal lama kok !”

Eun Min bergegas mengambil handuknya dan berlari menuju kamar mandi . Yu Ri tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu .

Ceria … blak-blakan … dan penuh pengertian . Itulah sosok dari seorang Go Eun Min, sahabatnya yang selalu setia menemaninya kapanpun .

Sebenarnya, Yu Ri dan Eun Min belum begitu lama menjalin persahabatan . Mereka saling kenal saat Cho Hye Rim, sahabat Yu Ri pertama kali yang cantik dan baik hati telah meninggalkannya untuk selamanya . Sejak saat itu, dia selalu terlihat murung dan kepribadiannya yang ceplas-ceplos kian meredup . Dia seperti kehilangan semangat untuk menjalani segala sesuatu dalam hidupnya . Banyak orang yang menaruh simpati padanya, namun dirinya hanya bersikap acuh tak acuh dan tidak mau mempercayai orang lain karena rasa sakit yang menumpuk dan menyiksa batinnya .

Dan seketika segala kenangan yang berusaha dilupakannya lambat laun mulai merasuki pikirannya lagi .

‘Hye Rim-ah … maafkan aku …’

‘Tidaaaaaaak !! Hye Rim-ah !! Jangan mati … kumohon … jangan tinggalkan aku … !!’

DEG !

HAH ! B … barusan itu … apaan ?

Ya Tuhan … tolonglah … aku tidak mau … aku tidak mau mengingatnya lagi … tolong …

Tidak, tidak . Aku … tidak boleh memikirkannya lagi . Itu semua sudah berlalu . Dan tidak seharusnya kejadian itu diingat-ingat lagi .

Haah … sadarlah . Berpikir positif saja . Pikirkan yang lain, apapun, yang penting tidak ada hubungannya dengan masa-masa itu .

Ya . Semenjak kejadian itu, Yu Ri merasa bahwa dirinya bisa saja benar-benar bodoh dan tidak bisa dimaafkan . Dia merasa telah melakukan suatu kesalahan yang fatal … hingga akhirnya sosok Eun Min mampu menghapus ingatan tentang masa lalunya yang menyakitkan itu .

Awalnya, Eun Min hanyalah seorang pengganggu dalam hidupnya . Berisik, sok tahu dan tidak bisa memikirkan perasaan orang lain . Meski berusaha menjauh, baginya anak itu tetap saja ingin ikut campur urusan pribadinya, walaupun dia tahu, bukan itu maksud sebenarnya .

Sampai akhirnya dia tahu … bahwa ternyata Eun Min merupakan sepupu dari Hye Rim . Mereka berdua cukup akrab, namun jarang bertemu bertatap muka . Dan niat Eun Min yang sebenarnya, dia hanya ingin melihat Yu Ri bahagia, dan dia tidak mau melihatnya selalu tampak sedih meski caranya tersebut berlebihan bagi Yu Ri . Dia terus berusaha membuat Yu Ri terhibur dan melupakan kenangan masa lalunya . Dan lama kelamaan dia menyadari kebaikan gadis itu, dia merasa gadis itu memang ingin berteman dengannya, perasaannya yang tulus … dan akhirnya dia menerima Go Eun Min sebagai pengganti Cho Hye Rim yang telah pergi, hingga mereka bersahabat dekat sampai sekarang .

Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya Eun Min menghampirinya dengan balutan kaus oblong hitam dengan celana selutut warna ungu, dengan beberapa aksesoris yang melingkari tangan dan jarinya .

“Ayo pergi, Yu Ri-shii !” serunya tidak sabar . Yu Ri tertawa kecil dan mengangguk .

“Ok ~”

:p :p :p

@ Palazzo Studio —

“Kami dataaaang ~ udah lama ya nunggu ?”

Para anak-anak U-KISS menoleh dan tersenyum melihat kedatangan duo cewek itu, Yu Ri dan Eun Min .

“Nggak kok . Kami juga barusan dateng,” jawab Ki Bum .

“Jadi kita mau kemana nih rencananya ?” tanya Kevin .

“Ayooo siapa nih yang ada ide ? Aku sih terserah aja kita mau kemana,” sahut Soo Hyun .

“Yaaah si Soo Hyun, kirain mau usul . Hahaha ~ gini deh, ke museum aja gimana ? Hahaha ~” kata Xander asal .

“Hah ? Museum ? Museum apa ? Ngg … tapi okelah, kita tampung dulu idenya . Ada lagi ?” ucap Soo Hyun .

“Ngg ~ aku mau kita ke tepi Sungai Han ! Hahaha ~” celoteh Yu Ri tiba-tiba .

“Oke, boleh juga . Tapi ngomong-ngomong ngapain ita ke sungai ? Hahaha ~ tapi nggak apa-apalah . Kita ‘kan emang mau kemana aja . Ada lagi ? Atau mungkin … Eun Min-shii bisa kasih usul ?” ujar Xander melihat ke arah Eun Min yang sedari tadi hanya diam .

“Hah ? Eh … ng … gimana kalo … Lotte World mungkin ?” jawabnya pelan . Mata anak-anak langsung berbinar mendengar ucapannya  .

“Yaaa ~ ! Usul yang bagus sekali ~ oke, kita puas-puasin hari ini jelajah Lotte World, OKEEEEEE ?” seru Xander . Yang lain bersorak mengiyakan .

“Bagus banget idemu, Eun Min-shii ! Hehehe ~” puji Dong Ho . Eun Min tersenyum kecil seraya mengucapkan terima kasih .

“Weeeeew ~ tumben kamu pinter, Min-nie ! Hehe ~ hei, hei, gini, aku sama Min-nie ‘kan pergi berdua, terus kalian 7 orang ini mau naik mobilnya Ki Bum ya ? Emang muat gitu ?”

“Ahaha ~ ya nggaklah, Yu Ri-ah ~ aku ‘kan juga bawa mobil ~ jadi kami bertiga,aku, Eli sama Soo Hyun naik mobilku, sisanya naik mobil Ki Bum, gitu ~ oke, ntar kita ketemuan di pintu gerbang ya ! Udah, ayo cabut ! Tunggu apalagi ~ ? Hehehe ~” seru Xander semangat . Mereka segera berjalan menuju mobil masing-masing dan pergi menuju wahana fantasi terkenal di seluruh Korea, Lotte World .

||||||||||||||||||||||||

Sesampainya di Lotte World —

“Oke, kita mau naik apa dulu nih ? Atau langsung hantam aja Roller Coaster ? Atau Tornado ? Hahaha ~” ujar Xander berlagak .

“Jiaaaah ~ bisa keok duluan kalo langsung naik Roller Coaster ! Tambah lagi Tornado ~ tapi kalo hyung mau, silahkan, nggak ada yang larang kok, hahaha ~ mending naik yang ‘ringan-ringan’ dulu deh, kayak Bianglala kek, Komedi Putar kek, gimana ?” usul Dong Ho .

“Bener juga . Okelah, pokoknya kalo bisa ntar kita cobain deh semua wahana ! Hahaha ~ ya udah, ayo, ke Bianglala ~ !” ujar Soo Hyun .  Mereka langsung menuju ke wahana Bianglala dan naik berpasangan .

Berbagai wahana ‘ringan’ telah dicoba . Kini saatnya untuk mencicipi wahana yang cukup ‘menantang’ . Meski wajah mereka sudah tampak kelelahan, tapi sepertinya mereka masih bersemangat dan begitu menikmati ‘hang-out’ mereka kali ini . Bersama, bercanda dan tertawa telah menghiasi perjalanan mereka . Dan lambat laun Eun Min yang tadinya malu-malu untuk berbicara kini mulai mencoba berani untuk mengakrabkan diri dengan mereka .

Dan saat mereka mencoba untuk menaiki Roller Coaster, Yu Ri yang tadinya mengajak Eun Min duduk disebelahnya, tapi ternyata kursi itu telah ‘diisi’ oleh seseorang bernama Ki Bum :p

“Heh ! Siapa suruh kau duduk sini hah ? Min-nieeeeee sini ajaaaa ~ sana kau, hush hush !” omel Yu Ri sambil mendorong-dorong Ki Bum  . Namun si empu tak bergeming . Dengan cuek dia masih mempertahankan posisinya dengan angkuh .

“Ck, emang kenapa sih ? Emang nggak boleh ya aku duduk disebelahmu ? Ng, Eun Min-shii, mianhae, aku duluan yang duduk disini, jadi kamu sama yang lain aja, tuh, disebelah Kevin masih kosong, kamu sama dia aja ya ? Hehehe ~” kata Ki Bum ngeles . Eun Min cuma garuk-garuk kepala sambil mengangguk dan terpaksa menghampiri Kevin dengan agak sungkan .

“Ngg … mianhae Kevin-shii, boleh aku duduk di sebelahmu ?” ucap Eun Min gugup . Kevin menoleh dan tersenyum .

“Duduk aja nggak apa-apa kok, Eun Min-shii ~ nggak usah malu-malu, hehe ~” jawab Kevin ramah . Eun Min mengangguk malu .

“Eh, Eun Min-shii, jangan lupa ya pas di putaran kedua Roller Coaster ‘kan ada kamera yang dipasang tuh, ntar kita langsung pasang gaya ya ! Hehehe ~” ucap Kevin mengingatkan .

“Hoo iya iya, oke ~”

Sementara itu, dua orang yang duduk didepan mereka, Yu Ri dan Ki Bum masih meributkan soal tempat duduk .

“Nggak mauuuuuu ~ pergi sanaaaa ! Aku maunya duduk sama Min-nieee bukan denganmu ~ ! Huhuhu ~ Min-nieeee ~” keluh Yu Ri . Ki Bum masih keukeuh .

“Apaan coba kau ini ribut amat ! Udahlah, diem-diem aja ! Aku nggak bakalan pergi kalo kamu masih nyerocos nggak jelas gitu, hayo, gimana ? Masih mau protes ?” balasnya . Yu Ri merengut dan memalingkan mukanya dari Ki Bum . Ki Bum tersenyum jahil .

“Ya udahlah terserah kau aja ! Males banget ~” ujar Yu Ri . Ki Bum tertawa kecil .

“Hahaha ~ sori deh, Yu Ri-ah … emangnya kenapa sih kamu nggak mau deket denganku ? Aku ini nyebelin banget ya emangnya ?” kata Ki Bum .

“Iya ! Banget ! Huh ~” jawab Yu Ri spontan .

“Serius ? Yah, aku minta maaf deh kalo gitu, habisnya …”

Tiba-tiba Yu Ri tertawa tergelak .

“Hahahaha ~ kau ini ! Nanggepin omongan orang serius terus ! Hahaha ~ aku cuma main-main kok, biasa aja dooong Ki Bum-mieee ~ hahaha ~” kata Yu Ri geli melihat tingkah anak itu . Ki Bum menghela napas .

“Aku emang serius kok . Habisnya … kalau denganku, bawaanmu pasti kesel terus . Mukamu juga jutek melulu kalo ngeliatin aku . Ya … aku jadi nggak enak aja, masalahya aku nggak tahu apa kamu itu benci atau gimana denganku, makanya …”

Yu Ri malah tambah tertawa mendengar kalimat Ki Bum barusan .

“HAHAHAHA ~ ha, ha, ha ~ sumpah, lucu, lucu banget denger kau ngomong kayak gitu ! Hahahaha ~ ha, ha, haaa ~ Ki Buuum Ki Bum ! Hahahaaa ~ hah ? Emang aku jutek ya ? Perasaan biasa aja tuh ! Haha ~ terus siapa bilang kalau aku benci denganmu ? Aku nggak benci kok ! Nggak ada orang yang kubenci didunia ini ~ dasar kau aja yang terlalu negative-thinking, aku ‘kan cinta damai ! Hohoho ~” ucap Yu Ri santai .

“Begitu ? Baguslah,” jawab Ki Bum sambil tersenyum . Namun senyumnya saat itu terlihat begitu manis di mata Yu Ri hingga membuat dirinya deg-degan .

“Heee … ya, ya … gitu lah kira-kira ~ hahaha ~”

Tiba-tiba bel tanda Roller Coaster akan diputar berbunyi . Orang-orang segera bersiap memasang seat belt dengan perasaan yang campur-aduk .

“Siap-siap Yu Ri-ah !” seru Ki Bum . Yu Ri mengangguk dan memejamkan matanya dan …

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAA !! WOAAAAAAAAAAAAAAAA !!”

“UAAAAAAAAAAAH !! YEHEEEEEEEEEEEEEEY !!”

Teriakan dan sorakan membahana saat Roller Coaster diputar dan ‘mengocok perut’ para pengunjung . Dan ketika Roller Coaster melewati putaran kedua, pengunjung yang mengetahui kamera terpasang segera berpose, termasuk Kevin dan Eun Min .

Setelah puas mencicipi Roller Coaster, Xander berniat menaiki Devil Shocker yang lumayan ‘menantang’, namun keinginannya segera disanggah oleh Yu Ri, melihat wajahnya yang pucat dan sebentar lagi sepertinya bisa muntah . Karena itu mereka memutuskan untuk beristirahat sebentar .

Sesaat kemudian, mereka langsung berniat untuk ‘membabat’ wahana apapun yang belum mereka kunjungi sampai puas . Tidak lupa mereka menghampiri berbagai stand makanan dan melihat-lihat arena permainan dan pameran disana, dan juga mengambil foto saat berada di Roller Coaster tadi .

Menit demi menit telah mereka lalui bersama dengan rasa gembira dan penuh keceriaan . Tak terasa waktu pun telah beranjak petang dan akan menginjak malam . Setelah puas menjelajahi ‘Dunia Lotte’, akhirnya tiba waktu mereka untuk kembali ke rumah masing-masing .

“Haaaaah tadi seru banget ya ! Pengin deh kapan-kapan jalan begini lagi, hehehe ~” kata Yu Ri .

“Yaaah, mudah-mudahan aja bisa . Soalnya U-KISS ‘kan pasti bakalan sibuk, yah, kemugkinan nggak ada waktu lagi buat kita seru-seruan kayak begini ~” ujar Eli .

“Itulah makanya ! Tujuan kita ‘kan emang mau puas-puasin banget jalan hari ini, nge-relax-ing pikiran, meski hanya satu hari, tapi banyak banget ‘kan kenangan-kenangan yang udah kita ciptain ? Haha ~ omonganku ini kayak kita mau sayonara aja ya, hahaha ~” kata Dong Ho .

“Yeah, aku harap meski kita bakal jadi artis dan disibukin sama jadwal perform nanti, kita tetep bisa lah kumpul-kumpul, seru-seruan bareng begini ! Sama Eun Min-shii juga ~ iya nggak ? Hehehe ~” kata Soo Hyun . Mereka semua mengangguk setuju dan bersorak :

“Welcome to U-KISS World, Go Eun Min ~ !”

Eun Min terpaku . Seakan-akan tidak percaya dengan apa yang barusan terjadi . Mereka, Yu Ri, Ki Bum, Kevin, Xander, Soo Hyun, Dong Ho, Ki Seop, dan Eli saat ini tersenyum ramah ke arahnya dan menyatakan bahwa dirinya telah menjadi bagian dari mereka . Betapa senangnya … sampai setetes air mata mengaliri wajahnya . Namun, disekanya air mata haru itu dengan punggung tangannya dan membalas ucapan mereka .

“Gomawooo ~ i would really happy if you want me to join in your world ~ !”

Eun Min berjalan ke arah Yu Ri dan memeluknya bahagia . Kini dirinya telah memiliki begitu banyak kejadian yang tak terduga dan kali ini, satu-satunya hal yang paling berharga baginya, mendapatkan teman-teman istimewa yang setia menerimanya dengan tulus .

Dan kejadian yang tak terduga lainnya … mungkin akan menghampiri mereka lagi nanti .

[To Be Continued]


1 Response to “FanFic: Why Don’t You Look at Me ? [part 4]”


  1. 1 ranniesobu
    14 December 2010 at 12:09 pm

    yang ini nda di lanjutin kah ?
    sayang banged .😦


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


April 2010
M T W T F S S
« Mar   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

SS501

Kim Hyun Joong, Heo Young Saeng, Kim Kyu Jong, Park Jung Min, Kim Hyung Jun

Disinilah tempatnya Triple S, Mighty Max, & ELF, Kiss Me berkumpul. Aku harap kalian bisa enjoy dan aku juga mohon kesediaan kalian untuk tidak pelit dalam bercomment dan ngevote postingan yg menurut kalian bagus. Thanks

Pasang Banner Affiliate ini Juga yah diblogmu

Buat yang berminat jadi Author di blog ini silahkan mendaftarkan diri [DISINI]

Kalo mau curhat , comment hal2 yg gak penting, request, bashing-bashingan [Disini]

Jangan Lupa Buat Follow Aku Di Twitter

Add Me On Facebook

T-Max

Kim Joon, Shin Min Chul, Park Yun Hwa, Park HanBi, Joo Chanyang

U-Kiss

Alexander, SooHyun, KiBum, KiSeop, Eli, Kevin, DongHo

Top Rate

Categories

Visitor

  • 526,243 Visitor, Thanks For Coming

Tweeted

  • أَمَّن هـٰذَا الَّذي هُوَ جُندٌ لَكُم يَنصُرُكُم مِن دونِ الرَّحمـٰنِ ۚ إِنِ الكافِرونَ إِلّا في غُرورٍ ﴿٢٠﴾ -- سورة الملك #Quran 1 hour ago
  • قال رسول الله صلى الله عليه و سلم:ما من امرئ يتوضأ فيحسن وضوءه ،ثم يصلي الصلاة إلا غفر له ما بينه و بين الصلاة الأخرى،حتى يصليها #نشر_سيرته 7 hours ago
  • قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لا تمنعوا إماء الله مساجد الله -- صحيح البخاري #Hadith #ﷺ 22 hours ago
  • وإذا أذقنا الناس رحمة فرحوا بها وإن تصبهم سيئة بما قدمت أيديهم إذا هم يقنَطون (36) -- سورة الروم #Quran 23 hours ago
  • ما زاد الله عبدا بعفو إلا عزّ #نشر_سيرته #عفو #ظلم twitpic.com/awc9b2 #ﷺ 1 day ago

Max Triple Kiss Worlds


%d bloggers like this: