04
Apr
10

FanFic: Umbrella of The Autumn

Credit: SS501 & Super Junior FanFiction

CASTS:

SS501 Heo Young Saeng

SS501 Park Jung Min

Park Rinrin

AUTHOR:

Asty A.

Note: bagi yang sensitif silahkan sediakan tissue. haha

Rinrin’s PoV

Musim gugur lagi.hah menyebalkan. Aku tak suka saat aku berjalan,banyak daun-daun jatuh mengenaiku. Daripada susah,aku membawa payung. Memang aneh,memakai payung di musim gugur hanya untuk menghindari daun-daun. Mungkin akan banyak orang yang heran melihatku. Hah masa bodohlah. Siapa mereka? Aku lalu mengambil payungku dan berjalan keluar rumah untuk membeli beberapa makanan ringan untuk Jungmin oppa. Sebenarnya dia tidak suka ngemil,tapi entah kenapa dia menyuruhku membeli makanan ringan. Akhirnya aku pergi dengan bayaran suatu saat dia harus melakukan hal yang sama padaku jika aku ingin. Aku berjalan memakai payung ditengah kerumunan orang di pusat kota Seoul. Pantas hari ini ramai sekali,karena hari ini hari minggu. Aku pun berjalan memasuki sebuah supermarket dan meletakkan payungku di tempat penitipan payung yang ada di depan. Hanya ada payungku disitu,memang aneh aku ini. Aku mengakuinya.

Youngsaeng’s PoV

Aku meletakkan payungku di tempat penitipan payung. ternyata ada payung lain selain payungku. Haha. Aneh. Tapi ini kebiasaanku dari dulu. Aku selalu memakai payung saat musim gugur. Entah datang darimana kebiasaan ini. Aku hanya ingin membeli air mineral. Saat aku sudah di kasir untuk membayar, ada telepon masuk, dari bos. Katanya aku harus cepat karena latihan akan dimulai. Aku pun cepat-cepat membayar dan mengambil payungku dan berlari ke luar. Tiba-tiba seseorang berteriak-teriak,”ya!ya!jangan lari kau!ya!dasar pencuri payung!” saat aku menoleh,tiba-tiba ada yang memukul wajahku dengan payung. itu payungku! Jadi ini … ah,aku mengerti,ini payungnya. Makanya dia mengejarku. Aku kesakitan dan berkata,”aw..ah mianhae.” Dia menarik paksa payung yang ada di tanganku dan berkata,”dasar! Kau pikir aku membeli payung ini dengan daun apa?payung ini hasil kerja kerasku menabung selama 2 minggu,tau! Kau pikir kau bisa dengan enaknya mencuri payung ini?huh!” dia pergi meninggalkanku. Aku tersenyum,walau wajahku terasa sangat sakit. Gadis itu unik sekali. Mudah-mudahan aku bisa bertemu dengannya lagi. Aku mengambil payungku-yang tadi dibawanya- dan berlari ke dsp ent untuk latihan. Aku harus lebih fokus. Lusa aku akan memulai debutku.

Rinrin’s PoV

Ini dua hari setelah insiden payung di depan supermarket. Entah kenapa aku terpikir namja tampan yang membawa payungku. Ah,harusnya aku tak sekasar itu. Mungkin dia sedang buru-buru sampai dia tak menyadari dia mengambil payungku. Tapi tetap saja dia maling! Aku duduk di sofa,membuka channel SBS. Menunggu Inkigayo dimulai. Katanya akan ada penyanyi solo baru di kpop. Aku tak pernah melihat teasernya karena aku sibuk. Saat penyanyi itu muncul,ah sepertinya aku mengenali wajah cute penyanyi namja itu. Omo! Itu pencuri payung! ah! Ternyata dia penyanyi. Ngomong-ngomong suaranya bagus juga. Malah bagus sekali. Sepertinya Jungmin oppa si bodoh terpesona melihat penyanyi itu. Dia tersenyum sendiri dan berkata,”ah..aegyeo sekali.. aku berharap bisa bertemu dengannya. Dan aku iri. Suaranya bagus sekali.” Aku duduk di samping oppaku tercinta dan berkata,”ah,suara oppa lebih bagus.” Ah!aku mengatakan sesuatu yang salah! Dia jadi GR! Huh tau gini aku takkan pernah mengatakan itu. Tapi kuakui,suaranya memang bagus. Pasti banyak yang tergila-gila padanya. Tapi aku takkan jadi salah satu diantaranya.

Esoknya

Oh.ternyata dugaanku benar. Di sekolah teman-teman yeojaku heboh sekali,”ih. Penyanyi namja yg namanya Youngsaeng itu manis sekali… Hah..suaranya juga bagus. Aku ingin sekali bertemu dengannya.” Aku tersenyum licik,lalu berkata,” aku pernah bertemu dengannya.” “Apaaa?” Semuanya hanya terdiam. Aku tersenyum,merasa menang. Akhirnya aku bisa membuat yeoja yeoja sombong itu merasa iri. Haha. Aku mengambil tasku lalu pergi. Aku membuka payungku,lalu mulai berjalan meninggalkan gedung sekolahku. Daun-daun berguguran diatas payungku. Kenapa banyak orang pacaran di musim gugur ini?hah. Saat aku melewati sebuah toko elektronik aku berhenti melihat televisi yang sedang menyiarkan acara MBC Music Core. Ternyata si pencuri payung yang sedang menyanyi. Banyak yeoja yang mengheboh-hebohkannya. Aku tersenyum mengingat insiden payung. Aku lalu berjalan menuju rumah.

Youngsaeng’s PoV

Debutku sukses!sudah 2 hari aku terjun ke kpop. Rasanya senang sekali. Ini keinginanku. Namun aku teringat teman lamaku, Jungmin. Dulu saat SMP kami dekat sekali. Sekarang aku tak tahu dimana dia tinggal. Aku melihat yearbook smp kami dulu. Ada alamatnya disitu. Kupikir dia masih tinggal di rumah lamanya. Aku pun pergi ke rumahnya

Di depan rumah JM

Dia membukakan pintu untukku. Dia kaget melihatku. Aku tersenyum lalu berkata,” hai jungminnie. Apa masih ingat aku?” “Yy..y..youngsaeng hyung?” “Boleh aku masuk?” “Ah.mian. Aku terpesona. Kau sudah sgt berubah. Silahkan masuk hyung.” Aku masuk ke rumahnya,duduk di depan meja makan dan kami bercerita. Awalnya jungmin agak segan. Namun sekarang dia sudah tak segan lagi. Dia telah menjadi dirinya sendiri. Saat kami sedang bercerita, seseorang masuk lewat pintu depan. Saat aku menoleh, ah!dia yeoja payung! Dia sangat heran dan terkejut melihatku,aku berdiri lalu tersenyum. “Annyeong.” Dia berkata,”kau..kau.. Pencuri payung! Kenapa kau memata-mataiku?” Aku tertawa lalu berkata,”haha. Aku bukan memata-mataimu.aku juga baru tahu kau tinggal disini. Aku kesini mengunjungi oppamu.” Jungmin menatap kami heran,lalu berkata,” rinrin,apa kau tak senang ada artis masuk rumah kita? Dia heo young saeng hyung,teman SMP oppa.” Yeoja itu berkata,”oh. Oppa hati-hati. Simpan payung kita. Dia pencuri payung.” Yeoja itu masuk ke sebuah kamar. Aku tersenyum. Sudah kuduga yeoja itu menarik. Tak seperti yeoja biasa yang selalu heboh melihatku. Aku ingin mengenal yeoja payung itu lebih dalam.

Rinrin’s PoV

Aku masuk ke kamarku. Hah,kalau saja aku beritahu teman sekolah ku kalau ada youngsaeng oppa disini, mereka pasti langsung menyerbu rumahku. Ah jangan! Aku tak mau ketenangan di rumah ini diganggu. Aku duduk di kursi dekat jendela,memandangi pohon di depan rumahku yang hampir gundul. Tidak menyenangkan sama sekali. Biasanya aku sering berfantasi,ada makhluk aneh yang tinggal di pohon yang daunnya lebat itu. Sekarang aku tak bisa berfantasi lagi. hah,aku menghela nafasku. Sekarang apa yang harus aku lakukan? Aku bosaaaan sekali. Biasanya jika bosan aku mengganggu Jungmin oppa. Tapi dia sedang bersama si pencuri payung. aku memutuskan untuk turun ke bawah,ikut pembicaraan pencuri payung dengan oppaku. Saat aku datang,si pencuri payung tersenyum padaku. Yah,kuakui dia memang aegyeo. Dia berkata,”annyeong. Mau ikut ngobrol?” jungmin oppa berkata,”ah!jangan! si monster satu ini akan merusak pembicaraan kita!” aku mendekati Jungmin oppa dengan tatapan murka dan menjambak rambutnya lalu berkata,”heh!apa katamu tadi oppa? Monster?” jungmin oppa juga menarik rambutku. Kami berkelahi di depan pencuri payung itu. Dia hanya tersenyum melihat tingkah kami yang kekanak-kanakan.

Youngsaeng’s PoV

Ah.. ide yang bagus untuk mengunjungi Jungminnie. Aku bisa bertemu lagi dengan yeoja payung. ah sepertinya aneh. Baiklah,aku akan memanggilnya Rinrin saja. Dia tidak suka berbasa-basi, namun dia baik. Aku tahu. Tapi sifat jahilnya sama seperti oppanya. Aku ingat saat dulu aku pernah pulang tanpa celana karena Jungminnie meletakkan lem di kursiku,dan aku terpaksa melepas celanaku. Ah,kejadian itu memalukan sekali. Dulu aku memiliki banyak yeoja yang tergila-gila padaku di sekolah,namun semenjak kejadian lem itu imageku rusak. Makanya sekarang aku sangat menjaga imageku. Apalagi sekarang aku adalah penyanyi. Jika aku merusak imageku,aku akan kehilangan karirku. Ngomong-ngomong aku belum puas bertemu Rinrin. Tadi Jungmin memberitahuku sekolah Rinrin. Baiklah,besok aku akan menemuinya.

Esoknya

Rinrin’s PoV

Aku memasukkan semua bukuku ke dalam tas. Lalu melangkah keluar kelas. Saat aku ingin keluar sekolah,tampak yeoja-yeoja di sekolahku berlarian ke lapangan. Ada apa? Aku pun berlari mengikuti mereka karena penasaran. Ternyata mereka sedang mengerubungi seseorang. Itu..itu.. Youngsaeng oppa! Tiba-tiba Youngsaeng oppa melihat ke arahku dan tersenyum. Dia lalu meninggalkan oara fans-fansnya dan berjalan ke arahku. Semua fansnya tadi menatapku iri dan marah, namun dia malah menarikku menjauh dari keramaian dan membawaku masuk ke mobilnya. Aku menolak saat ia membukakan pintu untukku dan menyuruhku naik. Seenaknya saja! Memangnya kapan aku bilang setuju pergi dengannya? Huh! Namun saat aku melihat fans-fansnya mengejar kami dengan tatapan setan aku langsung masuk kedalam mobilnya. Dia pun memacu mobilnya,meninggalkan kerumunan fans yang marah dan kecewa. Dia mengehal nafasnya,aku berkata,”kenapa oppa menarikku tadi?dan kenapa sekarang aku ada di mobil oppa? Oppa tak pernah mengajakku dan aku tak pernah setuju akanpergi dengan oppa. Ini penculikan! Cepat antar aku pulang sekarang!” dia malah tertawa dan tidak mengatakan apa-apa. Aku kesal dan berkata,”ya!kau punya kuping tidak? Aku bilang antar aku sekarang! Kita mau kemana? Perutku sudah lapar. Aku ingin makan di rumah!” dia akhirnya berkata,”kalau kau lapar,aku akan mengajakmu ke tempat makan yang enak.” “ya!aku bukan mau ke restoran! Aku mau pulang! Ngerti tidak sih?” dia tetap bergeming. Akhirnya karena aku capek,aku menurut saja. Toh dia akan membalas jika aku memberontak dan memukulnya.

Kami sampai di sebuah restoran. Sepertinya bukan restoran Korea. Disitu tertulis “Masakan Indonesia.” Indonesia? Hah? Akhirnya karena aku tak mengerti menunya, Youngsaeng oppa yang memesankan makanan untukku. Selama menunggu pesanan,banyak sekali fans yang meminta foto dan tanda tangannya. Memang susah sekali jadi artis. Pesanan kami datang. Aku memakan yang dipesannya. Dan takjub,ah! Ini enak sekali! Aku bertanya,”makanan apa ini namanya oppa?” dia menjawab sambil tersenyum,”enak kan? Namanya sate padang.” Aku mengangguk saja. Setelah makan,dia mengantarku pulang. Aku merasa senaaaang sekali dengannya hari ini walaupun awalnya aku kesal.

Esoknya dia datang lagi, mengajakku jalan-jalan. Aku mencari alasan untuk menolak ajakannya,tapi aku tak bisa! Apalagi setelah aku melihat senyumnya! Oh! Bagaimana ini? Akhirnya kami sekarang sering jalan berdua sampai aku menyadari terjadi sesuatu dalam hatiku. Aku mulai menyukainya.

Sudah seminggu Youngsaeng oppa tidak datang. Aku merindukannya.Kata Jungmin oppa,dia sedang ke Indonesia untuk mempromosikan albumnya. Sekarang aku jadi penggemarnya. Aku selalu mendengarkan lagunya tiap hari. Sampai aku hafal semua lagunya. Saat aku sedang menyanyikan lagunya,Jungmin oppa masuk ke kamarku. “ya!kalau mau masuk ketuk dulu pintunya!” kataku. dia menyerahkan handphonenya padaku dan mengisyaratkan padaku agar berbicara.

“yeobeoseyo?”

“ah!rinrin! apa kabar? Aku sedang di Indonesia. Hem aku merindukanmu,makanya aku menelepon Jungminnie, karena aku belum sempat meminta nomor handphone mu.”

“oh. Aku baik. Oppa sendiri?”

“tadinya aku tak enak badan,namun rasanya aku sehat setelah mendengar suaramu. Oya minggu depan aku pulang,aku membelikan sesuatu untukmu. Maukah kau menjemputku? Setelah itu kita jalan-jalan.”

“MAU!” sahutku, namun aku tahu aku keceplosan! Harusnya tak secepat itu kuiyakan ajakannya. “mmm..mm..maksudku.. iya, boleh.”

“oh yasudah. Tunggu aku ya! Dadaaa..”

Tit. Mati. Aku membaringkan diriku di tempat tidur dan menepuk kepalaku, memikirkan betapa bodohnya aku tadi. Kenapa aku langsung berkata mau? Hah. Sebaiknya aku tidur saja daripada aku gila memikirkan semua.

Youngsaeng’s PoV

Aku menginjakkan kakiku di bandara Incheon. Aku sudah kembali ke Seoul. Rasanya senang sekali. Aku rindu dengan kota Seoul. Ah,mungkin tidak. Aku rindu pada yeoja payung itu. Haha. Banyak yang menyadari kehadiranku disana. Tapi bodyguard masih ada. Jadi tidak akan ada fans yang berani berbuat aneh. Tapi di kerumunan orang,aku tak melihat Rinrin. Kemana dia? Bukankah dia sudah janji untuk menjemputku? Aku mulai kecewa,tapi tiba-tiba ada yang menarik tanganku. Aku takut,apa jangan-jangan itu fans gila? Aish! Bodyguard sudah pulang. Tapi hatiku lega. Dan senang sekali. Ternyata itu Rinrin. Aku tersenyum. Dia juga tersenyum. Dia menepati janjinya. “kkaja,aku akan mengajakmu ke suatu tempat.” Aku tersenyum dan mengikutinya. Saat kami akan berjalan keluar bandara, dia membuka payungnya untuk melindungi kami dari daun-daun yang berguguran. “kenapa tidak naik mobilku saja?” kataku. Dia menggeleng dan berkata,”kita harus hemat. Lagipula kita tak akan bisa ke tempat yang aku maksud dengan naik mobil. Kkaja!ppali!lama sekali sih oppa jalan! Ayo!” kami terus berjalan berdua. Jalanan kota Seoul sudah banyak yang dipenuhi daun-daun yang gugur. Kami sampai di tempat yang ditujunya. Sebuah taman kecil, dengan sebuah ayunan yang digantungkan di pohon. Aku duduk di ayunan itu,tapi Rinrin malah memanjat pohon. Aku berkata,”ya!turunlah!berbahaya! bagaimana jika kau jatuh nanti?” dia hanya tersenyum lalu berkata,”ah! Tidak apa-apa. Aku sudah terbiasa disini. Aku sering kesini. Dulu saat aku dan Jungmin oppa masih kecil,kami sering kesini. Kami selalu berebut siapa yang naik ayunan itu. Haha” ah! Aku teringat. Dulu saat SMP Jungminnie sering bercerita tentang tempat ia sering bermain dengan dongsaengnya. Jadi ini tempatnya. Oh. Tapi tempat ini lumayan terpencil,sudah hampir masuk ke hutan. “ini seperti surga kami.” Kata yeoja payung. aku mengangguk mengerti,lalu berkata,”oya,aku kan sudah janji akan memberimu sesuatu. Nah,ini.” Aku mengambil sesuatu dari ranselku yang kubeli dari Indonesia. Sebuah alat musik bernama angklung. “apa ini oppa?” katanya heran. Dia lalu turun dari pohon. Aku memegang angklung yang ada di tangannya,tapi tak sengaja tangan kami bersentuhan, aku deg-degan. Kenapa ini? Aku lalu menggoyangkan angklung itu dan berkata,”begini cara mainnya.” Rinrin nampak kurang tertarik. Akupun langsung mengganti topik pembicaraan. Aku berkata,” Rinrin, apa hal yang bisa membuatmu bahagia?” dia duduk di dahan pohon yang rendah,lalu berkata “mengganggu Jungmin oppa,menghayal,dan…” dia terdiam sesaat. Aku memandanginya. Akhirnya dia berkata,”dan jika aku bersama Youngsaeng oppa,aku akan bahagia.” Aku duduk di sampingnya,memandanginya sambil tersenyum. Dia salah tingkah lalu berkata,”ah. Sudahlah. Lupakan saja. Hem sudah sore oppa, aku pulang dulu ya. Dia membuka payungnya dan berjalan meninggalkanku. Aku hanya terdiam,tersenyum melihat kepergiannya.

Rinrin’s PoV

Ah! Babo sekali aku ini! Kenapa tadi aku mengatakan itu padanya? Sebenarnya memang itu yang kurasakan,tapi kenapa harus kukatakan tadi? Aku jadi malu setengah mati. Aku terus berjalan di tengah keramaian,masih dengan payungku. Aku singgah ke sebuah toko majalah,melihat sebuah majalah dengan cover Youngsaeng oppa. Aku membeli majalah itu. Didekat situ ada penjual kopi. Aku membeli kopi dan duduk di sebuah taman sambil membuka majalah itu. Namun kopi yang kupegang jatuh,saat aku terkejut membaca majalah itu. Katanya,” penyanyi namja baru Heo Young Saeng sedang menjalin hubungan dengan Sandara Park 2NE1.” Perasaanku jadi aneh. Rasanya aku tak rela jika si pencuri payungku itu… ah. Aku membuang majalah yang baru kubeli itu dan aku berjalan dengan kesal dan sedih ke rumah.

Youngsaeng’s PoV

Capek sekali hari ini. Tiba-tiba ada telepon. Aku mengangkatnya. “yeobeoseyo?”

“ah.. youngsaeng-sshi. Ini aku, Sandara Park.”

“sandara-sshi? Ada apa meneleponku?”

“maaf aku mengganggumu. Tapi ada hal penting yang harus kita bicarakan. Bisakah kita bertemu di restoran **** malam ini?”

“hem yasudah. Baiklah aku akan datang.”

Kenapa dia ingin bertemu denganku?

“Youngsaeng-sshi!” sandara memanggilku. Aku tersenyum lalu duduk di depannya.

“apa yang ingin kau bicarakan?”

Dia mengeluarkan sebuah majalah,mengisyaratkan agar aku membacanya. Aku sangat terkejut. Di majalah itu tertulis bahwa aku sedang menjalin hubungan dengannya. Berita macam apa ini?

“dara-sshi. Aku tak tahu apa-apa soal berita ini. Lagipula kita kan hanya teman kerja.”

“ah.. arasseo. Aku akan membereskan masalah ini besok. Aku akan mengadakan jumpa pers, kau akan datang kan?”

Aku hanya mengangguk dan tersenyum,lalu berkata,”dara-sshi,aku pergi dulu ya. Ada sesuatu yang harus kuselesaikan.” Dia mengangguk. Aku langsung berlari keluar restoran itu. Aku harus menemui Rinrin.

Rinrin’s PoV

Aku sedang bersembunyi di balik selimutku. Rasanya aku sedih sekali mendengar berita tadi. Hah..aku sedikit tidak rela. Tiba-tiba Jungmin oppa masuk,lalu berkata,”Rinrin! Ayo keluar!”

“ah… aku capeeekk.. aku mau tidur.”

“hah,yasudah. Padahal Youngsaeng hyung sudah capek-capek mencarimu kesini.”

Aku langsung terduduk saat mendengar nama itu. Aku lalu berlari keluar kamar. Di ruang TV Youngsaeng oppa sedang duduk. Saat melihatku datang dia langsung berdiri. Dia berkata,”Rinrin, ada yang ingin aku katakan padamu. Apa kau bisa ikut denganku sekarang?” aku mengangguk,lalu mengikutinya. Dia mengajakku jalan kaki,dia berkata,”Rinrin ,apa kau sudah lihat berita di majalah ***** tadi?” aku mengangguk. Dia berkata,”aku harap kau tidak salah paham. Aku tak ada hubungan apapun dengan Sandara-sshi. Besok kami akan mengadakan jumpa pers. Kau datang ya?” aku terkejut,lalu berkata,”kenapa aku harus datang?”

“aku akan mengenalkanmu pada media.”

“sebagai apa?”

“aku..aku.. rinrin, choahaeyo.”

“hah? Maksud oppa apa?”

“aku menyukaimu Rinrin. Apa kau mau jadi pacarku?”

“itu..aku..”

“aku tahu kau menyukaiku.”

“hah? B..bukan begitu.. aku.. aku..” akhirnya aku menyerah,”iya. Aku memang menyukaimu,oppa.”

“nah. Kalau begitu besok aku akan mengatakan pada media bahwa kau adalah pacarku.”

Rinrin’s PoV

“APAAA?” kata Jungmin oppa terkejut setelah aku menceritakan tentang hubunganku dengan Youngsaeng oppa dan tentang jumpa pers.

“sudah kuduga kau takkan percaya padaku,oppa.”

“ah..ani..jangan marah begitu.. aku percaya padamu. Aku percaya.”

“yasudah,aku mau tidur dulu.” Aku masuk ke kamarku. Sambil tetap tersenyum memikirkan kejadian tadi. Besok seluruh korea akan tahu,aku adalah pacar Youngsaeng oppa. Haha.

Ramai sekali ruangan ini. Aku jadi gugup. Namun Youngsaeng oppa menarikku duduk di dekatnya. Sandara Park 2NE1 duduk di sebelahnya sambil tersenyum ke arahku. Jumpa pers pun dimulai. Seorang wartawan bertanya,”Heo Youngsaeng-sshi, apakah benar ada hubungan spesial antara anda dengan Sandara-sshi?”

“ah. Ani. Kami hanya sebatas teman kerja. Benar begitu,sandara-sshi?”

Sandara park oenni mengangguk dan berkata,”ne. Kami hanya sebatas teman.”

Youngsaeng oppa merangkulku,dan semua kamera memotret kami. Youngsaeng oppa berkata,”yeoja ini adalah Park Rinrin, dia adalah pacar saya. Jadi saya harap tidak akan ada lagi gosip saya dengan yeoja lain.”

Semua wartawan bertepuk tangan. Tapi aku merasa ada yang aneh di wajah Sandara Park oenni.

Setelah selesai,Sandara Park oenni mendekatiku lalu mengulurkan tangannya dan berkata,”selamat ya.” Aku memberikan tanganku,menjabat tangannya dan tesenyum. Dia lalu pergi. Youngsaeng oppa menarik tanganku,lalu berkata,”ayo, kuantar kau pulang.” Aku ikut ke mobilnya. Di mobil aku terus memandangnya,dia lalu berkata sambil tersenyum,”kenapa? Apakah wajahku tampan ya? Kenapa dari tadi terus memandangiku?” aku salah tingkah,lalu berkata,”ah.. ani.. ani.. aku tidak memandangimu. Tapi oppa memang ganteng. Haha” dia tertawa. Aku suka melihat matanya saat dia tertawa. Manis sekali. Dia berkata,”oh iya, besok sore aku akan ke Tokyo untuk promosi album. Kau baik-baik ya?” aku agak sedih. Dia baru saja kembali,masa dia sudah harus pergi lagi?

aku berkata,”oh.. yasudah. Hem tapi.. oppa berapa hari disana?”

dia tersenyum,lalu berkata,”setahun.”

“APA? SETAHUN?” aku terkejut.

Dia malah tertawa,lalu berkata,”haha. Ani. Aku hanya beberapa minggu disana.”

“tapi apa oppa bisa berjanji sesuatu padaku?”

“janji apa?”

“2 minggu lagi ulang tahunku. Apa oppa bisa datang ke tamanku dan Jungmin oppa? Aku ingin merayakannya bersamamu.”

Dia terdiam,lalu berkata,”kalau itu,aku tak bisa janji. Tapi pasti kuusahakan. Tapi kau jangan menungguku.”

Aku sangat kecewa mendengar perkataannya. Saat aku turun dari mobilnya,dia pun turun dan memelukku. Aku heran,kenapa dia? Dia melepaskan pelukannya lalu berkata,”ah,mianhae. Aku tiba-tiba memelukmu seperti itu. Aku hanya takut kehilanganmu. Kau baik-baik ya tanpa aku.” Aku hanya tersenyum sambil menggeleng lalu mengangguk. Aku masuk ke rumahku.

Youngsaeng’s PoV (2 minggu kemudian)

Besok adalah ulang tahun Rinrin. Aku sudah minta izin kepada managerku untuk pulang ke Seoul sebentar. Sekarang aku sudah ada di bandara. Aku akan mengusahakan agar aku bisa tepat waktu sampai ke taman itu untuk memberinya kado. Aku memegang sebuah kotak biru dengan pita di atasnya. Isinya adalah sebuah kalung dengan inisial “Y❤ R” aku tak tahu apakah dia suka memakai kalung atau tidak. Sepertinya tidak, namun ini kado spesial untuknya. Aku tersenyum lalu melangkahkan kaki masuk ke pesawat.

Di pesawat

Dua jam setelah pesawat mengudara,tiba-tiba pesawat berguncang hebat. Pramugari memberitahukan pada kami bahwa cuaca sedang sangat buruk. Tiba-tiba pesawat menukik, pilot memberitahukan bahwa sekarang pesawat sedang menukik tajam ke tanah akibat angin typhoon yang kami lewati yang mengakibatkan kerusakan pada mesin pesawat. Seluruh penumpang menjadi panik,ada yang menangis,berdoa, menyanyikan puji-pujian,dan ada pula yang berteriak-teriak. Aku tahu, sebentar lagi hidupku akan berakhir. Aku memeluk kotak kado itu sambil menangis,dan di jendela dapat kulihat beberapa detik lagi pesawat akan menabrak permukaan tanah. 3..2..1.. selamat tinggal yeoja payung…

Rinrin’s PoV

Kenapa perasaanku jadi tidak enak begini ya? Apa yang terjadi pada Youngsaeng oppa? Ah,aku tak perlu cemas begini. Akupun memakai baju bagus lalu mengambil payungku dan berjalan keluar rumah. Tadi pagi Jungmin oppa sudah memberiku selamat atas ulangtahunku. Haha. Aku terus berjalan hingga aku sampai di taman. Aku duduk di ayunan. Menunggu Youngsaeng oppa datang.

Sudah 3 jam aku menunggunya,tapi dia tak juga datang. Mungkin dia benar-benar sibuk. Saat aku beranjak untuk pulang,tiba-tiba terdengar sebuah suara yang sangat merdu,”saengilchuka hamnida, yeoja payung.” aku menoleh,ternyata Youngsaeng oppa datang! Senyumku mengembang, lalu aku mendekatinya, namun entah kenapa bulu kudukku merinding. Dia menyerahkan sesuatu padaku,kotak berwarna biru dengan pita di atasnya. Dia berkata,”Rinrin,maaf aku terlambat. Aku harus pergi lagi. maaf. Aku harap kau baik-baik saja tanpa aku.” Dia menangis,lalu mendekatiku dan mencium keningku. Setelah itu dia pergi. Aku agak bingung,lalu aku duduk kembali di ayunan dan membuka kado pemberiannya. Ternyata kalung,berbentuk matahari dengan inisial yang diukir di belakangnya “Y ❤ R” aku memakai kalung itu sambil tersenyum. Biasanya aku tak pernah suka perhiasan,tapi ini berbeda,karena Youngsaeng oppa yang memberikannya. Aku berjalan dengan bahagia ke rumah.

Di rumah,saat aku masuk Jungmin oppa sedang menangis sambil menonton TV,aku mendekatinya lalu berkata,”ya! Ada apa,jungmin oppa?” dia memandangiku dengan mata yang sudah basah,lalu menangis lagi. aku melihat TV. Acara berita. Sejak kapan Jungmin oppa suka menonton berita? Ternyata itu berita tentang jatuhnya pesawat dari Tokyo yang menuju Seoul. Namun aku terjatuh lemas saat mendengar si penyiar berkata,”kecelakaan pesawat ini menewaskan seorang penyanyi baru Kpop, Heo Young Saeng. Semoga dia diterima di alam sana.” Air mataku jatuh lalu aku berkata,”tidak mungkin! Dia baru saja menemuiku! Dia yang memberikan kalung ini padaku!” aku meraba leherku. Tapi tak ada apa-apa. Tak ada kalung disana. Jungmin oppa memelukku. Kami berdua menangis.

Musim gugur,setahun kemudian.

Aku berjalan keluar supermarket,namun kusadari payungku tidak ada di tempat penitipan payung. hanya ada satu payung yang berbeda. Aku lalu melihat seorang namja sedang berlari di luar supermarket memakai payungku. Aku berlari mengejarnya,lalu aku teringat. Ini seperti kejadian setahun lalu. Aku lalu berteriak,”ya! Youngsaeng oppa!” dari belakang dia mirip sekali dengan Youngsaeng oppa,tapi ternyata bukan. Dia berkata,”aku bukan Youngsaeng. Tapi aku Youngjae.” Aku sedih. Aku lalu berkata.”mianhaeyo.” sampai aku lupa payung yang dipakainya adalah payungku.

Setiap ulangtahunku,aku selalu pergi ke taman untuk menunggu Youngsaeng oppa. Dan ajaib,aku bisa melihatnya namun aku tak bisa menyentuhnya. Itu kado terindah untukku.


0 Responses to “FanFic: Umbrella of The Autumn”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


April 2010
M T W T F S S
« Mar   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

SS501

Kim Hyun Joong, Heo Young Saeng, Kim Kyu Jong, Park Jung Min, Kim Hyung Jun

Disinilah tempatnya Triple S, Mighty Max, & ELF, Kiss Me berkumpul. Aku harap kalian bisa enjoy dan aku juga mohon kesediaan kalian untuk tidak pelit dalam bercomment dan ngevote postingan yg menurut kalian bagus. Thanks

Pasang Banner Affiliate ini Juga yah diblogmu

Buat yang berminat jadi Author di blog ini silahkan mendaftarkan diri [DISINI]

Kalo mau curhat , comment hal2 yg gak penting, request, bashing-bashingan [Disini]

Jangan Lupa Buat Follow Aku Di Twitter

Add Me On Facebook

T-Max

Kim Joon, Shin Min Chul, Park Yun Hwa, Park HanBi, Joo Chanyang

U-Kiss

Alexander, SooHyun, KiBum, KiSeop, Eli, Kevin, DongHo

Top Rate

Categories

Visitor

  • 526,377 Visitor, Thanks For Coming

Tweeted

  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 9 hours ago
  • من سنن التي تفعل في السجود مجافاة ( ابعاد )عضديه عن جنبيه #نشر_سيرته #ﷺ 10 hours ago
  • إذا صلى أحدكم للناس فليخفف فإن منهم الضعيف والسقيم والكبير وإذا صلى أحدكم لنفسه فليطول ما شاء -- صحيح البخاري #نشر_سيرته 12 hours ago
  • اغتسل يوم الجمعة #صورة #الجمعة #نشر_سيرته twitpic.com/awdjyh #ﷺ 18 hours ago
  • قال النبي صلى الله عليه وسلم : لغدوة في سبيل الله أو روحة خير من الدنيا وما فيها #Hadith #ﷺ 1 day ago

Max Triple Kiss Worlds


%d bloggers like this: