21
Mar
10

This is My Life (part 2)

Credit: FFindo

**************

Title : This is My Life (Part 2)

Author : Ima Tripleshawol

Cast : Park Soo Ri, kim hyung jun,  SS501, Sunny SNSD, kibum

Genre : Romance

baca dulu part 1 nya

Preview :

“Dia sudah mengetahui hubunganmu dengan Sunny. Bahkan dia melihat kau di peluk olehnya. Kau itu ceroboh sekali hyung” ucapan Kibum membuatku kaget dan membuat teman-temanku menoleh padaku. Soori  melihatku dengan Sunny ?

“Kibum, tolong kau jaga dia. Aku segera pulang !” aku menyuruh sopir untuk memberhentikan mobilnya.

“Ada apa Hyungjun ?” tanya Jungmin tiba-tiba.

“Tidak, cepat turunkan aku” aku mencoba tenang pada mereka. Setelah mobil berhenti, tanpa basa-basi lagi aku langsung turun dan menyeberang jalan menuju apartemen. Kebetulan apartemenku tak jauh dari tempat aku turun dari van tadi. Aku segera berlari menuju rumahku dan membuka pintunya.

#####

Soori P.O.V

Apa yang harus aku lakukan kalau bertemu Hyung oppa nanti ? Apa mungkin aku harus pura-pura tidak tahu ? Aku masih duduk di tempat semula dan masih belum bisa menghentikan air mata yang dari tadi mengalir.

“Soori ! buka pintunya !” terdengar suara Hyung oppa dari luar sana sambil menggedor-gedor pintu. Aku hanya diam dan kembali menatap jendela yang ada di sebelahku.

“Aku akan dobrak pintunya” setelah mengatakan itu, pintu kamarku terbuka dan membuatku bangun dari dudukku lalu menghampiri Hyung oppa.

“Mau apa lagi kau kesini ? kau sudah punya Sunny kan ?” tanyaku kesal dengan air mata masih mengalir di pipiku. Namun Hyung oppa malah memegangi bahuku dan menatap mataku.

“Aku hanya mencintaimu Soori, dia itu hanya temanku” jawab Hyung oppa dengan wajah sedih.

“Teman ? teman yang memelukmu di depan banyak orang dengan mesra ? itu temanmu ?” aku melepaskan tangannya dari bahuku dan mundur selangkah dari posisiku.

“Dia hanya temanku, Soori” Hyung oppa semakin membuatku kesal dengan tingkahnya.

“Teman yang sering di tangkap paparazzi sedang jalan berdua ?” aku bertanya lagi dengan kesal padanya.

“Kau tidak mengerti Soori, dia itu bagian dari profesiku saat ini” jawab Hyung oppa.

“Baik, aku tidak mengerti karena aku masih kecil dan tak akan pernah bisa mengerti profesimu. Aku cemburuan dan selalu merepotkanmu. Kalau aku memang begitu, lebih baik kau ceraikan aku saja !” aku mengambil tasku yang berada di tempat tidur kemudian pergi keluar dari apartemen itu.

*****

Aku benci Hyung oppa, aku benci dia. Aku tak mau kembali ke apartemen itu lagi. Aku tak mau bertemu dengan Hyung oppa lagi. Aku berjalan ke halte bus dengan badan yang lusuh karena menangis. Mungkin ibuku masih akan menerimaku. Hanya ibuku satu-satunya tempat curhatku saat ini.

“Eomma. . eomma” panggilku ketika sampai di depan rumah ibuku, mungkin menjadi rumahku sekarang. Tak lama kemudian pintu rumahku terbuka, dan dengan refleks aku memeluk ibuku yang saat itu masih berdiri di pintu.

“Ada apa Soori ? Ayo masuk dulu” ujar ibuku sambil membawaku masuk dan duduk di sofa ruang tamu, “kau ada masalah dengan Hyungjun kan ?” tanya ibuku dan membuat aku meneteskan air mata lagi.

“Ne eomma. Dia. . .dia selingkuh” tangisanku tambah kencang dari sebelumnya. Ibuku hanya mengusap-usap punggungku kemudian memelukku.

“Sudah jangan menangis. Itulah resikonya menikah dengan idola, dia pasti sering di gosipkan pacaran dengan sesama idola” ibuku masih mencoba menenangkanku.

“Tapi ini bukan gosip eomma, aku-aku melihatnya sendiri dia dipeluk oleh wanita lain” aku melepaskan pelukan ibuku dan menatap kedua matanya.

“Biar nanti eomma yang bicara dengannya. Kau pasti lelah, tidur sana. Kamarmu masih rapi seperti dulu” senyuman ibuku bisa menenangkan hatiku yang suram saat itu.

“Terima kasih eomma. Aku sayang eomma” aku memeluk ibuku lagi dan pergi menuju kamarku. Ternyata benar apa yang dikatakan ibuku, kamarku masih rapi seperti dulu. Bahkan di meja belajarku masih terpampang fotoku dan Hyung oppa saat aku masih sekolah disini. Aku membalikkan foto itu kemudian merebahkan tubuhku di atas tempat tidurku yang empuk itu. Saatnya melupakan masalahku dan mulai menenangkan hatiku. Akupun terlelap dalam tidurku masih dengan baju yang kupakai saat sampai di rumah ibuku.

*****

Sudah satu bulan aku tinggal di rumah ibuku. Banyak sekali sms dari Hyung oppa yang masuk ke handphoneku. Dan tak ada yang kubalas satupun sms itu. Kali ini aku yang tidak mau menonton TV karena pasti banyak berita Hyung oppa di TV. Aku sangat kesal jika melihat wajah Hyung oppa. Aku jadi ingat wajah Sunny ketika memeluk Hyung oppa waktu itu. Tapi aku akui, aku merindukan Hyung oppa saat ini.

*****

“Mwo ? tugas ke Hongkong ?” tanyaku pada temanku saat di sekolah.

“Ne, guru-guru menanyakan kau selama sebulan ini. Mereka ingin kau ikut praktek kerja di Hongkong yang semestinya untuk kelas lain” ucap temanku sambil membereskan buku-bukunya.

“Harus ikut ?” tanyaku memastikan.

“Ne, kau hanya seminggu di sana. Bulan depan kan kelulusan, jadi kau harus memenuhi nilai yang kosong. Anggap saja kau liburan di sana” temanku tersenyum lalu meninggalkanku sendirian di kelas. Hongkong ? Kenapa harus ke sana ?

“Kapan aku harus ke Hongkongnya ?” teriakku dari dalam kelas.

“Lusa ! kau siap-siap, ya !” teriak temanku dari depan kelas kemudian benar-benar pergi meninggalkanku.

Lusa ?! mendadak sekali, bajuku kan masih di apartemen. Bajuku hanya ada sedikit di rumah ibuku. Bagaimana ini ? apa aku harus ke apartemen ? Akhirnya aku pergi ke apartemen.

*****

Sepertinya tidak ada orang di apartemen. Tidak ada tanda-tanda Hyung oppa atau Kibum disini. Karena aku punya kunci cadangan, jadi aku masuk saja ke dalam apartemen. Keadaan di apartemenku masih sama seperti yang aku tinggal kemarin. Hanya sedikit berantakan karena tidak ada yang membereskan apartemennya. Aku masuk ke dalam kamar dan mengambil koper yang ada di atas lemari bajuku. Tanpa berlama-lama, aku segera membereskan baju-bajuku yang ada di lemari. Lemariku tidak sepenuh kemarin, baju-baju Hyung oppa agak berkurang. Setelah selesai membereskan baju-bajuku, aku segera keluar dari apartemenku dan mengunci pintunya.

“Soori-ya” panggil seseorang ketika aku sedang mengunci pintu. Hyung oppa ?! Aku berbalik dan benar dugaanku. Aku kaget sekaligus senang karena bisa melihat Hyung oppa.

“Hyung oppa ? Kenapa bisa ada disini ?” tanyaku pada hyung oppa.

“Harusnya aku yang bertanya, kenapa kau ada disini ?” jawab Hyung oppa dengan lembut. Aku rindu Hyung oppa, aku ingin memeluknya.

“A-aku-aku mengambil bajuku yang masih ada di sini. Aku akan pergi, dan tak akan mengganggu hubunganmu dengan Sunny” aku akan pergi dari sana tapi di cegah Hyung oppa.

“Kau masih beranggapan seperti itu padaku ? Aku hanya mencintaimu Soori, kau itu istriku” jawabnya masih memegangi tanganku.

“Lepaskan oppa. Aku mau pergi”

“Tidak, aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi” Hyung oppa masih memegangi tanganku. Tanganku sudah mulai sakit karena di cengkeram olehnya.

“Aku butuh waktu !” sebelum tanganku terlepas, tiba-tiba kepalaku pusing dan pandanganku kabur kemudian menjadi gelap gulita.

*****

“Kau tidak apa-apa Soori ?” tanya seseorang ketika aku bangun.

“Apa yang terjadi ?” ujarku yang masih belum sepenuhnya sadar dari pingsan.

“Kau pingsan Soori. Jadi, aku membawamu ke sini” jawab seseorang yang ternyata adalah Hyung oppa.

“Ah, aku harus pulang” aku mencoba bangun dari tempat tidur.

“Ya ! kau mau pulang ke mana ? Ini rumah kita !” sahut Hyung oppa sambil merentangkan tangannya di depanku.

“Aku mau pulang ke rumah ibuku” jawabku singkat.

“Baiklah, terserah kau saja. Kuantar, ya ?” tanyanya lembut.

“Anni, aku pulang sendiri saja” aku bangun dan duduk di samping tempat tidur.

“Tapi kau belum sembuh total. Hari ini saja, aku antarkan kau ke Gwangju. Jebal. . .” pinta Hyung oppa sambil menatap wajahku.

“Mmm” aku berpikir sejenak. Apa aku harus mencoba memaafkan Hyung oppa ? “Baik, antarkan aku. Terpaksa karena aku masih belum sembuh total” jawabku sambil memalingkan wajahku agar tidak ditatap Hyung oppa.

“Kamsahamnida, jagiya” ucap Hyung oppa sambil tersenyum kemudian mencium pipiku. Hyung oppa selalu bisa membuat hatiku luluh dengan tingkahnya.

“Kajja ! ibuku pasti mengkhawatirkanku. Aku tidak bilang kalau aku ke sini” aku bangun dari tempat tidur dan membawa koper yang berisi baju-bajuku keluar dari apartemen.

“Tunggu Soori-ya !” teriak Hyung oppa dari dalam apartemen.

Aku berjalan menuju lift yang masih belum terbuka. Tak lama kemudian Hyung oppa menyusulku dan mendahuluiku masuk ke dalam lift. Aku hanya menggeleng-geleng lihat tingkah Hyung oppa.

*****

“Perlu ku antarkan kau ke dokter ?” tanya Hyung oppa tiba-tiba ketika kami sedang di mobil.

“Anni, tidak usah oppa. Aku bisa sendiri” aku mengalihkan pandanganku ke luar kaca mobil.

“Aku tidak yakin melihat kondisimu yang seperti ini, kau terlihat lemah” dia membelai rambutku, tapi aku menghindarinya.

“Aku sudah sehat. Lihat saja wajahku” aku memalingkan wajahku ke hadapan Hyung oppa. Aku membuat wajahku ceria agar terlihat sehat di depannya.

“Kau itu selalu begitu. Wajahmu masih pucat walau di buat ceria seperti itu” jawab Hyung oppa sambil tertawa. Aku hanya diam kemudian memandang ke arah jalan.

Akhirnya aku dan Hyung oppa sampai di rumah ibuku.

“Gomawo oppa. Kau mau mampir dulu ?” tanyaku pada Hyung oppa dari luar mobil.

“Tidak Soori-ya, aku ada rehersal hari ini. Dan sepertinya sudah telat, mian” jawabnya dengan senyuman termanis sejak satu bulan aku tidak bertemu dengannya.

“Annyong oppa. Aku masuk dulu” aku melambaikan tangan diiringi perginya mobil Hyung oppa. Rasa rinduku sudah terobati sekarang. Aku sudah tenang karena sepertinya Hyung oppa sudah tak berhubungan dengan Sunny lagi.

*****

Hari ini aku akan memeriksakan diriku ke dokter. Karena memang akhir-akhir ini kepalaku sering pusing dan badanku selalu capek walau mengerjakan sedikit pekerjaan rumah. Aku pergi ke dokter sehabis pulang sekolah di Seoul.

“Saya sakit apa, dok ?” tanyaku pada seorang dokter yang kini sedang duduk di hadapanku.

“Kau tidak sakit Soori-ssi” jawab Dokter itu sambil senyum-senyum memandang kertas-kertas yang di pegangnya.

“Mworago ? Tapi saya sering merasa pusing selama seminggu ini, saya juga lebih sering capek” aku sedikit heran dengan pernyataan dokter itu.

“Kau akan menjadi ibu Soori-ssi” jawaban dokter membuatku kaget. Aku hamil ?!

“Sudah berapa minggu dokter ?” tanyaku lagi pada dokter itu. Aku kan masih sekolah? Apa Hyung oppa akan senang mendengar ini ? Atau malah sebaliknya ?

“Soori-ssi. Kehamilanmu sudah 3 minggu, selamat ya” ucapan dokter itu membuyarkan lamunanku.

“Ah, gomapseumnida dokter” aku keluar dari ruangan dokter itu. Hyung oppa harus tahu mengenai hal ini. Aku mencoba menelepon Hyung oppa, namun beberapa kali kutelepon, handphone Hyung oppa tidak aktif. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke apartemen.

Aku berkali-kali mengetuk pintu apartemen. Bodohnya aku, aku tidak membawa kunci cadangan apartemenku.

“Dia tidak ada Soori-ssi” ujar tetanggaku yang keluar dari apartemennya.

“Kemana ahjumma ?” tanyaku pada ahjumma.

“Kau tidak tahu ? Dia ada tour persona di Hongkong. Dia berangkat pagi-pagi sekali untuk ke dorm SS501 untuk menyiapkan semuanya” jawab ahjumma dengan terheran-heran. Aish ! Aku lupa dia ada tour di Hongkong, pantas saja dia tidak mengangkat teleponku.

“Terima kasih ahjumma” jawabku lalu keluar dari apartemen dan kembali kerumah. Aku menyiapkan segala keperluanku untuk besok. Setelah selesai menyiapkan semuanya, aku berdiri di depan kaca. Kupandangi perutku, dan ku pegang perutku. Disini ada malaikat kecil aku dan oppa.

“Besok kita cari appa mu ya” ucapku sambil senyum-senyum sendiri. Aku merebahkan tubuhku dan terlelap dalam tidurku.

*****

Aku menghubungi temanku, meminta tiket ke hongkong. Pagi itu aku pamitan dengan eomma dan segera berlari menuju taksi. Pabo soori-ya kau tidak boleh lari-lari. Nanti malaikatmu terguncang-guncang ! Sesampainya di rumah temanku aku meminta tiketnya untuk berangkat duluan ke hongkong. Aku berpesan untuk menghubungiku bila dia dan yang lainnya sudah sampai di hongkong. Aku bergegas ke bandara, dan kebetulan pesawat menuju hongkong sudah dipersilakan masuk.

Hongkong I’m coming ! hyung oppa aku punya kabar bahagia untukmu jeritku dalam hati ketika di dalam pesawat. Karena lumayan lama perjalanan ke Hongkong, aku pun sempat tidur di pesawat. Saat aku sadar, pesawat sudah mendarat dan orang-orang sudah mulai keluar satu persatu dari pesawat. Tanpa basa-basi lagi aku keluar dari pesawat dengan cepat. Udara di Hongkong tak sedingin di Korea, aku senang sekali. Saat naik taksi menuju hotel, aku siap menelepon Hyung oppa untuk menanyakan nama hotel ia tempati. Aku mengaduk-aduk isi tasku hingga sleting terkecil dalam tasku. Omo ! dimana handphoneku ? Handphoneku hilang.

-to be continued-


3 Responses to “This is My Life (part 2)”


  1. 1 Rya
    21 March 2010 at 8:05 am

    OMG!!
    ur fic is so cool~~
    noona, nomu gomapda for the nice fics~~
    keep make another nice fic..

    Nomu gomapda noona..
    Saranghae SS501!!

  2. 2 nanahyungie
    18 April 2011 at 9:40 am

    Omo so sweet ampe msuk k hati bngt crita ny. Huaaaa keren ^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


March 2010
M T W T F S S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

SS501

Kim Hyun Joong, Heo Young Saeng, Kim Kyu Jong, Park Jung Min, Kim Hyung Jun

Disinilah tempatnya Triple S, Mighty Max, & ELF, Kiss Me berkumpul. Aku harap kalian bisa enjoy dan aku juga mohon kesediaan kalian untuk tidak pelit dalam bercomment dan ngevote postingan yg menurut kalian bagus. Thanks

Pasang Banner Affiliate ini Juga yah diblogmu

Buat yang berminat jadi Author di blog ini silahkan mendaftarkan diri [DISINI]

Kalo mau curhat , comment hal2 yg gak penting, request, bashing-bashingan [Disini]

Jangan Lupa Buat Follow Aku Di Twitter

Add Me On Facebook

T-Max

Kim Joon, Shin Min Chul, Park Yun Hwa, Park HanBi, Joo Chanyang

U-Kiss

Alexander, SooHyun, KiBum, KiSeop, Eli, Kevin, DongHo

Top Rate

Categories

Visitor

  • 526,243 Visitor, Thanks For Coming

Tweeted

  • أَمَّن هـٰذَا الَّذي هُوَ جُندٌ لَكُم يَنصُرُكُم مِن دونِ الرَّحمـٰنِ ۚ إِنِ الكافِرونَ إِلّا في غُرورٍ ﴿٢٠﴾ -- سورة الملك #Quran 1 hour ago
  • قال رسول الله صلى الله عليه و سلم:ما من امرئ يتوضأ فيحسن وضوءه ،ثم يصلي الصلاة إلا غفر له ما بينه و بين الصلاة الأخرى،حتى يصليها #نشر_سيرته 7 hours ago
  • قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لا تمنعوا إماء الله مساجد الله -- صحيح البخاري #Hadith #ﷺ 22 hours ago
  • وإذا أذقنا الناس رحمة فرحوا بها وإن تصبهم سيئة بما قدمت أيديهم إذا هم يقنَطون (36) -- سورة الروم #Quran 23 hours ago
  • ما زاد الله عبدا بعفو إلا عزّ #نشر_سيرته #عفو #ظلم twitpic.com/awc9b2 #ﷺ 1 day ago

Max Triple Kiss Worlds


%d bloggers like this: